Semula Ratso tak begitu tertarik dengan telur yang tergeletak di jalan itu. Namun saat telur itu menetas, dan Ugly, si bebek yang buruk rupa, muncul dari dalam telur, Ratso punya ide untuk memanfaatkan Ugly dalam teaternya.
Maka mulailah Ugly menjadi bintang pertunjukan di teater Ratso. Keburukan Ugly malah menjadi keuntungan besar buat Ratso yang akhirnya cuma memanfaatkan Ugly saja.
Film animasi yang diadaptasi dari cerita anak-anak karya Hans Christian Andersen ini sebenarnya sudah benar-benar menyimpang dari kisah aslinya. Entah karena tujuan apa, namun sang sutradara, Michael Hegner dan Karsten Kiilerich memutuskan untuk memodifikasi kisah klasik ini. (kpl/roc)