Canon IXUS 110 IS, Inovasi Susunan Tombol
KapanLagi.com - Canon IXUS 110 IS ini memang tergolong cukup tebal dan berat bila dibanding dengan kamera saku keluaran terakhir yang seolah berlomba untuk menjadi yang paling tipis. Tapi bila Anda mencari kamera yang tak merepotkan sekaligus mampu memberikan hasil bidikan yang handal, bisa jadi Canon IXUS 110 IS ini adalah pilihan yang tepat.
Struktur menu yang ditampilkan pada layar 2,8 incinya mudah dimengerti meski buat pengguna awam sekalipun. Sayangnya tombol-tombol yang dipasang sedikit membingungkan. Susunan tombol kamera ini berbeda dari kebanyakan kamera digital dan memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan fungsi dari masing-masing tombol ini. Namun setelah proses pengenalan itu selesai pasti tak akan ada banyak kesulitan soal pengoperasian. Sebagian besar pengaturan kamera ini dilakukan secara otomatis dan pengguna tak perlu berpikir terlalu banyak untuk mengoperasikan kamera ini. Bagusnya, sistem ini bekerja dengan baik dan hasil sama sekali tak mengecewakan. Lensa yang terpasang pun cukup bagus dan tak ada gejala barrel distortion meski chromatic aberration masih sedikit terlihat. Namun selama Anda tak mencetak lebih dari ukuran A2 maka cacat itu tak akan terlihat. 
Hasil bidikan terlihat tajam dan jernih sementara warna juga direproduksi dengan baik. Ada gejala noise saat menggunakan ISO 400 ke atas dan tak ada gunanya menggunakan ISO lebih tinggi dari itu meski kamera ini mengijinkan hingga ISO 1600. Hampir dalam semua kondisi, Canon IXUS 110 IS ini bekerja dengan baik dan tak mengecewakan termasuk saat dalam kondisi remang-remang. Menariknya lagi, performa kamera ini juga sama hebatnya dengan hasil bidikannya. Waktu yang diperlukan dari saat kamera mati sampai siap mengambil gambar hanya sekitar 1 detik saja. Jeda dari satu proses pengambilan gambar ke proses berikutnya juga tak terlalu lama, hanya sekitar dua detik saja. Bila Anda menggunakan burst mode kamera ini akan mengambil gambar setiap 0,8 detik. 
Selain konektivitas USB, Canon juga menyediakan koneksi HDMI sehingga Anda bisa menghubungkan kamera ini langsung dengan televisi untuk melihat hasil rekaman high definition yang dihasilkannya. Tak heran jika Good Gear Guide sangat merekomendasikan kamera digital yang dijual dengan harga US$389 atau sekitar Rp4 jutaan ini. Situs ini hanya mengeluhkan soal posisi lampu flash-nya yang beresiko tertutup oleh tangan saat pengoperasian. (ggg/roc) SPESIFIKASI:| Sensor | : | 1/2.3" CCD (12.1 megapixel) | | Lensa | : | Canon zoom lens | | Zoom | : | 4x optical, 4x digital | | Viewfinder | : | N/A | | LCD Monitor | : | 2.8" PureColor LCD II (TFT), aspect ratio 16:9, approx. 230,000 dots | | Maximum Aperture | : | f/2.8 – f/5.8 | | Shutter Speed | : | 1/8 - 1/1600 sec | | White Balance | : | Auto (including Face Detection WB), Daylight, Cloudy, Tungsten, Fluorescent, Fluorescent H, Custom | | Flash | : | Built in | | Shooting Modes | : | Auto, P, Portrait, Night Snapshot, Kids & Pets, Indoor, Sunset, Fireworks, Long Shutter, Beach, Underwater, Aquarium, Foliage, Snow, ISO 3200¹, Digital Macro, Color Accent, Color Swap, Stitch Assist, Movie. | | Photo Effects | : | My Colors (My Colors Off, Vivid, Neutral, Sepia, Black & White, Positive Film, Lighter Skin Tone, Darker Skin Tone, Vivid Blue, Vivid Green, Vivid Red, Custom Color) | | Storage Media | : | SD, SDHC, MMC, MMCplus, HC MMCplus. | | File Format | : | JPEG | | Interfaces | : | Hi-Speed USB, HDMI Mini Connector. A/V output | | Dimensi | : | 97.9 x 54.1 x 22.1mm | | Situs Resmi | : | www.canon-europe.com |
Lihat Galeri Foto:
Lihat produk lain sejenis: |