Casio Exilim EX-Z1, Kurang Ergonomis
KapanLagi.com - Menyeimbangkan antara desain yang cantik dan nilai ergonomis yang tinggi memang tak mudah. Kadang demi keindahan tampilan kenyamanan dan kemudahan dikorbankan termasuk dalam kasus Casio Exilim EX-Z1 ini. Dari luar, tampilan kamera ini memang cantik namun ada beberapa titik di mana keindahan itu jadi sebuah kelemahan.
Hal pertama yang jadi masalah adalah bentuk melengkung di sebelah kiri depan kamera yang membuat kamera jadi sulit digenggam dengan mantap. Ditambah lagi dengan bagian belakang yang didominasi oleh layar LCD-nya membuat pengoperasian kamera ini jadi lebih tak nyaman. Nyaris tak ada tempat untuk pijakan jempol di antara tombol-tombol yang ada di bagian belakang ini kecuali sedikit ruang kosong yang sama sekali tak dilengkapi dengan permukaan bertekstur yang biasanya dimaksudkan untuk menghindari selip. Casio Exilim EX-Z1 ini adalah kamera digital 10,1 megapixel dengan dukungan optical zoom sampai 3x. Bodi kamera dibuat dari logam yang berkualitas bagus dan tak berkesan murahan dan tersedia dalam beberapa warna pilihan seperti hitam, ungu, pink, gold, silver dan biru. Tak bisa disangkal memang jika tampilan luar kamera yang tipis ini menarik meski di sisi lain juga kurang nyaman dioperasikan. 
Kinerja kamera ini juga tak terlalu mengagumkan. Diperlukan sekitar tiga detik untuk siap membidik dari saat kamera dalam keadaan mati. Jeda antara satu proses pengambilan gambar ke proses pengambilan gambar berikutnya juga kurang lebih sekitar tiga detik. Fitur autofocus-nya juga kurang responsif, apalagi dalam kondisi minim pencahayaan. Ditambah lagi dengan kemampuannya merekam video yang juga tak terlalu mengesankan. Untungnya soal kualitas hasil bidikan kamera ini tak terlalu mengecewakan. Dibandingkan dengan kebanyakan kamera yang dilepas dalam kelas yang sama, hasil bidikan Casio Exilim EX-Z1 tergolong lebih bagus. Warna dapat direproduksi dengan baik sementara exposure juga cukup akurat. Gejala barrel distortion dan chromatic aberration memang ada namun tak terlalu parah. 
Singkatnya, kelemahan terparah dari kamera ini adalah desainnya yang kurang ergonomis. Karena itu juga Trusted Reviews hanya memberikan nilai 7 untuk kamera yang dijual dengan harga US$225 atau sekitar Rp2,25 jutaan ini. Situs ini juga mengeluhkan soal label pada tombolnya yang juga tak ramah dan noise yang mulai muncul pada ISO 200. Meski harganya tak terlalu mahal namun situs ini tak terlalu merekomendasikan kamera yang satu ini. (trv/roc) SPESIFIKASI:| Sensor | : | 1/2.3-inch spuare pixel CCD | | Lensa | : | Zoom lens | | Zoom | : | 3x optical, 4x digital | | Viewfinder | : | N/A | | LCD Monitor | : | 2.7-inch wide TFT color LCD, 114,960 dots | | Maximum Aperture | : | F3.1 ~ F5.6 | | Shutter Speed | : | 4 to 1/.2000 Sec | | White Balance | : | Auto WB, Daylight, Overcast, Shade, Day White FL, Daylight FL, Tungsten, Manual WB | | Flash | : | Built-in | | Shooting Modes | : | - | | Photo Effects | : | - | | Storage Media | : | 17.8 MB + SDHC MemoryCard, SD MemoryCard, Eye-FiWireless Card compatible | | File Format | : | JPEG | | Interfaces | : | USB/AV port | | Dimensi | : | 96.8 x 56.5 x 17.8mm | | Situs Resmi | : | www.casio-europe.com |
Lihat Galeri Foto:
Lihat produk lain sejenis: |