< >
cowo-ndeso

Chi_Q_Ka

MEMBER LAIN
MAILING LIST
Dapatkan berita HOT terbaru di email Anda setiap hari!

Masukkan alamat email
Menurutmu, klub poligami itu:
Bagus juga, biar legal
Bener-bener nggak setuju!
Bodo amat, yang penting pasanganku nggak
Setuju, asal ada poliandri juga
Terserah deh, nggak peduli

POLLING LAIN
INFO VALAS
KURS
JUAL
BELI

USD
9470.00
9371.00

SGD
6825.15
6729.15

HKD
1222.85
1208.15

CHF
9331.05
9206.05

GBP
15730.35
15510.35

AUD
8780.95
8650.95

JPY
105.48
103.42

SEK
1385.25
1357.35

DKK
1907.65
1865.85

CAD
8990.35
8851.35

EUR
14088.10
13913.10

SAR
2534.20
2490.20

NZD
6961.75
6831.75


13-Nov-2009 08:59 WIB
Sumber: klikbca.com


Christina Aguilera: 'BACK TO BASIC' Paduan Jazz Untuk Lantai Dansa

Sabtu, 12 Agustus 2006 15:52
KapanLagi.com - Sebagai seorang istri Christina Aguilera mengatakan akan mengubah citra dirinya, dari si 'norak' jadi wanita seksi yang bergaya bak Marylin Monroe. Apapun sebutanya, tak dapat dipungkiri kalau penyanyi pop berusia 25 tahun ini memang berbakat. Di album ketiganya ini, Christina ingin membuktikan kepiawaiannya dalam meramu musik lawas jadi lebih sesuai untuk bergoyang. Album bertajuk BACK TO BASIC ini memadukan musik jazz, soul dan blues dan menjadikannya kekuatan di lantai dansa. Bersama produser, Linda Perry Aguilera menjanjikan paduan musik tahun 1920-an, 30-an dan 40-an jadi lebih modern dalam 22 di dua disc.

Lewat tembang Ain't No Other Man, Christina melantunkan lagu dengan diringi instrumen tiup serta bernada cerdas seperti lagu Beoynce dalam Carzy In Love. Tembang yang diproduksi Kwame, Christina melantunkan tembang Slow Down Baby yang berbalut irama soul ketimuran.

Sedang dalam tembang Still Dirrty, penyanyi ini ingin mengungkapkan kalau ia masih menyukai tampil seksi seperti dulu kala, begitu pula dalam tembang Here To Stay. Dalam tembang Thank You (Dedication to Fans) Christin bermaksud mempersembahkan rasa terima kasihnya pada para penggemar yang setia.

Nasty Naughty Boy dan I Got Trouble diturunkan dari musik jazz tahun 1940-an dari kartun seronok, sepertinya Jessica Rabbit. Dengan banyaknya lagu dalam album ini, membuat beberapa diantaranya terdengar agak kurang layak, seperti tembang F.U.S.S. dan Hurt, yang terdengar sedikit melenceng.


Setelah semua lagu balada dalam tembang-tembang awal, Christina melantunkan tembang Mercy on Me yang seperti membuat pengakuan di gereja atas kelemahan-kelemahannya. Sedang Save Me From Myself membuka pengungkapan diva seksi ini tentang sisi pribadi terdalamnya dan kekagumannya pada suami barunya, Jordan Bratman.

Semua itu tak cukup, BACK TO BASICS tidaklah cukup klasik seperti yang dijanjikan si empunya album. Kelihatannya 22 lagu di album ini terlalu banyak buat Christina, namun kreativitasnya untuk mamadukan musik jazz, bules dan dalam paduan musik modern patut untuk diacungi jempol. (guardian/erl)


KOMENTAR PEMBACA


ARTIKEL LAIN
'THE GHOSTS OF GIRLFRIENDS PAST', Hantu Dari Masa Lalu 'THE GHOSTS OF GIRLFRIENDS PAST', Hantu Dari Masa Lalu
Connor Mead (Matthew McConaughey) adalah tipe pria yang tak punya perasaan. Connor yang bekerja sebagai fotografer selebriti tak bisa menjalin sebuah hubungan asmara cukup lama untuk berakhir dalam sebuah pernikahan. Semuanya berjalan normal bagi Connor hingga suatu saat ia mendapat sebuah kunjungan yang tak akan dilupakannya seumur hidup. klik...
Saosin: 'IN SEARCH OF SOLID GROUND,' (Bukan) Pencarian Jati Diri Saosin: 'IN SEARCH OF SOLID GROUND,' (Bukan) Pencarian Jati Diri
Tak usah terlalu berharap akan adanya sesuatu yang 'wah' dalam album terbaru Saosin kali ini. Tapi jangan salah, album studio kedua band asal Newport Beach, California, yang dibentuk tahun 2003 ini bukannya tidak bisa dianggap bagus. Namun, para penggemar Saosin yang sudah mengenal mereka sejak gebrakan EP pertama TRANSLATING THE NAME mungkin harus siap-siap merasa kecewa. klik...
PHOTOSHOT