< >
cowo-ndeso

Chi_Q_Ka

MEMBER LAIN
MAILING LIST
Dapatkan berita HOT terbaru di email Anda setiap hari!

Masukkan alamat email
Menurutmu, klub poligami itu:
Bagus juga, biar legal
Bener-bener nggak setuju!
Bodo amat, yang penting pasanganku nggak
Setuju, asal ada poliandri juga
Terserah deh, nggak peduli

POLLING LAIN
INFO VALAS
KURS
JUAL
BELI

USD
9470.00
9371.00

SGD
6825.15
6729.15

HKD
1222.85
1208.15

CHF
9331.05
9206.05

GBP
15730.35
15510.35

AUD
8780.95
8650.95

JPY
105.48
103.42

SEK
1385.25
1357.35

DKK
1907.65
1865.85

CAD
8990.35
8851.35

EUR
14088.10
13913.10

SAR
2534.20
2490.20

NZD
6961.75
6831.75


13-Nov-2009 08:59 WIB
Sumber: klikbca.com


Lady GaGa: 'THE FAME,' Irama Fantastis Namun Bukan Sesuatu Yang Beda

Senin, 02 Maret 2009 09:01
KapanLagi.com - Universal Music Group kembali menyuguhkan artis baru di bawah label besarnya, penyanyi pop dance yang dikenal karena kekhasannya dalam berbusana, Lady GaGa. Dan proyek album bertitel THE FAME ini nampaknya memenuhi harapan yang diberikan padanya. GaGa yang bernama asli Stefani Joanne Germanotta langsung menjadi seorang selebriti internasional yang melejit walaupun sebenarnya sosoknya sendiri berisiko disamakan dengan Gwen Stefani ataupun Aubrey O Day.

Sebelumnya GaGa adalah seorang penulis lagu yang cukup laris. Pussycat Dolls, Britney Spears, NKOTB, dan Akon menjadi beberapa contoh artis yang pernah bekerja sama dengannya. Dan dia juga sudah membuktikan kelihaiannya dalam bernyanyi dengan menjadikan single pertamanya, Just Dance , meraih puncak tangga lagu di mana-mana, dari Australia hingga Switzerland, dan dinominasikan pula di Grammy Awards.

GaGa membesar-besarkan albumnya sebagai album yang amat mengikuti zaman walaupun tetap merombak definisi konsep sebuah artis pop dengan menyuguhkan THE FAME. Namun sebenarnya 15 lagu di dalamnya tidak menyuguhkan sesuatu yang baru yang belum pernah didengar.

Cukup dipengaruhi oleh musik era 80-an, kadang suaranya terdengar seperti Gwen ataupun Madonna. Bahkan kadang mengingatkan kita pada Girls Aloud. Track Money Honey malah terdengar seperti kejayaan Ace of Base yang kembali bangkit. Sementara Eh Eh (Nothing Else I Can Say) dan Paper Gangsta benar-benar terpengaruh oleh pop Eropa awal 90-an.

Walaupun Lady GaGa terus berceletuk bahwa dirinya amat bernafsu menjadi sesuatu yang beda, namun musik pop-nya yang cukup banyak menawarkan tema percintaan dan ketenaran membuatnya sulit untuk dikatakan beda dari yang lainnya. GaGa nampaknya tak bisa menunjukkan apa yang membuatnya tampak beda kecuali penampilan panggung dan kostumnya yang buka-bukaan itu.

Namun musik pop tak harus benar-benar orisinil atau cerdas, dia hanya memerlukan nada dan irama dan Lady GaGa memberikan irama yang fantastis. Mungkin Anda bisa menertawakan lagu Boys Boys Boys, namun Anda tak akan bisa menahan kemenarikan iramanya yang beralih dengan berani saat sampai pada chorusnya. Mungkin Anda akan segera bosan saat mendengar tema di dalam album yang sering kali diulang-ulang ini, namun irama Paparazzi bakal membuat otak Anda ikut bergoyang dan menolak untuk menghentikan kuping Anda untuk beralih.

THE FAME memang bukan album yang amat cerdas, namun album debut Lady GaGa ini pasti akan menjadi album yang besar. (kpl/npy)


KOMENTAR PEMBACA


ARTIKEL LAIN
'THE GHOSTS OF GIRLFRIENDS PAST', Hantu Dari Masa Lalu 'THE GHOSTS OF GIRLFRIENDS PAST', Hantu Dari Masa Lalu
Connor Mead (Matthew McConaughey) adalah tipe pria yang tak punya perasaan. Connor yang bekerja sebagai fotografer selebriti tak bisa menjalin sebuah hubungan asmara cukup lama untuk berakhir dalam sebuah pernikahan. Semuanya berjalan normal bagi Connor hingga suatu saat ia mendapat sebuah kunjungan yang tak akan dilupakannya seumur hidup. klik...
Saosin: 'IN SEARCH OF SOLID GROUND,' (Bukan) Pencarian Jati Diri Saosin: 'IN SEARCH OF SOLID GROUND,' (Bukan) Pencarian Jati Diri
Tak usah terlalu berharap akan adanya sesuatu yang 'wah' dalam album terbaru Saosin kali ini. Tapi jangan salah, album studio kedua band asal Newport Beach, California, yang dibentuk tahun 2003 ini bukannya tidak bisa dianggap bagus. Namun, para penggemar Saosin yang sudah mengenal mereka sejak gebrakan EP pertama TRANSLATING THE NAME mungkin harus siap-siap merasa kecewa. klik...
PHOTOSHOT