< >
cowo-ndeso

Chi_Q_Ka

MEMBER LAIN
MAILING LIST
Dapatkan berita HOT terbaru di email Anda setiap hari!

Masukkan alamat email
Menurutmu, klub poligami itu:
Bagus juga, biar legal
Bener-bener nggak setuju!
Bodo amat, yang penting pasanganku nggak
Setuju, asal ada poliandri juga
Terserah deh, nggak peduli

POLLING LAIN
INFO VALAS
KURS
JUAL
BELI

USD
9470.00
9371.00

SGD
6825.15
6729.15

HKD
1222.85
1208.15

CHF
9331.05
9206.05

GBP
15730.35
15510.35

AUD
8780.95
8650.95

JPY
105.48
103.42

SEK
1385.25
1357.35

DKK
1907.65
1865.85

CAD
8990.35
8851.35

EUR
14088.10
13913.10

SAR
2534.20
2490.20

NZD
6961.75
6831.75


13-Nov-2009 08:59 WIB
Sumber: klikbca.com


Ryan Adams: '29' Mengalun Dalam Sembilan Menit

Rabu, 25 Januari 2006 17:42
KapanLagi.com - Dengan hampir tanpa informasi tentang album barunya, Ryan Adams meluncurkan 29, yang merupakan album ketiganya. Mengusung sembilan lagu yang kabarnya masing-masing mengalun selama sembilan menit Adams siap bersaing untuk meraih gelaran album of the years.

Mengawali album ketiganya diluncurkan sebuah tembang bertajuk Strawberry Wine, sebuah kisah berkabut dari tragedi yang mengkahiri pertanyaan tentang musik, dengan syairnya: Can you still have any famous last words if you're somebody nobody knows?

Dilanjutkan tembang kedua bertajuk Night Birds dimana ia mengungkapkan suara dalam kepalanya, berusaha menggambarkan keksosongan, ini terlihat dari salah satu syair berbunyi: empty hearts, empty moments. Sedang dalam tembangnya yang berjudul The Sadness, membawa nuansa flamenco, terdengar seperti sedang mencoba keluar dari jaring laba-laba saat itu juga.

Berbeda dengan tembang Blue Sky Blues, sebuah tembang bernada mellow yang cenderung seperti mengasihani diri sendiri. Dan Carolina Rain sebuah tembang mengusung nuansa daerah pinggiran Amerika.

Dari keseluruhan lagu di album ini, Adams memaksudkan untuk membuat gambaran sebuah periode dalam kehidupannya. Penggemar berat Adams akan menyukainya, sedang yang lainnya akan beranya-tanya kenapa dia menyerukan semacam loyalitas. (mtc/erl)


KOMENTAR PEMBACA


'THE GHOSTS OF GIRLFRIENDS PAST', Hantu Dari Masa Lalu 'THE GHOSTS OF GIRLFRIENDS PAST', Hantu Dari Masa Lalu
Connor Mead (Matthew McConaughey) adalah tipe pria yang tak punya perasaan. Connor yang bekerja sebagai fotografer selebriti tak bisa menjalin sebuah hubungan asmara cukup lama untuk berakhir dalam sebuah pernikahan. Semuanya berjalan normal bagi Connor hingga suatu saat ia mendapat sebuah kunjungan yang tak akan dilupakannya seumur hidup. klik...
Saosin: 'IN SEARCH OF SOLID GROUND,' (Bukan) Pencarian Jati Diri Saosin: 'IN SEARCH OF SOLID GROUND,' (Bukan) Pencarian Jati Diri
Tak usah terlalu berharap akan adanya sesuatu yang 'wah' dalam album terbaru Saosin kali ini. Tapi jangan salah, album studio kedua band asal Newport Beach, California, yang dibentuk tahun 2003 ini bukannya tidak bisa dianggap bagus. Namun, para penggemar Saosin yang sudah mengenal mereka sejak gebrakan EP pertama TRANSLATING THE NAME mungkin harus siap-siap merasa kecewa. klik...
PHOTOSHOT