< >

Sean Penn, Mantap Jadi Aktor Piawai Jadi Sutradara

Rabu, 18 Februari 2009 08:01
KapanLagi.com - Sean Penn, aktor kawakan asal Santa Monica, California, Amerika Serikat ini dilahirkan pada bertepatan dengan hari kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus, dengan nama lengkap Sean Justin Penn. Sean yang dilahirkan dari pasangan aktor dan sutradara Leo Penn bersama Eileen Ryan, seorang aktris, ini memang tidak diragukan lagi mewarisi darah seni yang mengalir dalam tubuh orang tuanya.

Sejak kiprahnya di dunia film, Sean tidak hanya dikenal karena kerja kerasnya saja, namun juga karena kehidupan pribadinya yang menarik serta pandangan politiknya. Pertama kali, saudara Chris Penn ini muncul sebagai pemuda ugal-ugalan keras kepala dalam TAPS (1981).

Penggemar dan kritikus merasa antusias dengan talentanya yang tampak jelas. Aktingnya yang mantap juga dapat dilihat saat disatukan dengan si tangan dingin Christopher Walken dalam AT CLOSE RANGE (1986). Sean muda kemudian dipasangkan dengan diva pop yang kemudian menjadi istrinya, Madonna, dalam film buruk berjudul SHANGHAI SURPRISE (1986). Di situ dia menjadi bulan-bulanan kritikus film.

Namun Sean mampu membungkam mereka dengan kembali bermain apik dalam COLORS di mana dia berperan sebagai polisi muda yang mudah emosi dan beradu akting dengan Robert De Niro dalam komedi yang tak umum, WE'RE NO ANGELS (1989).

Walau akting apiknya telah ditunjukkan Sean sejak awal, namun baru pada dekade 90-an lah Sean mendapatkan pujian sebagai aktor yang matang, piawai, dan jempolan.

Walaupun penampilannya hampir tidak bisa dikenali di balik rambut kriwil dan kaca mata tebal, namun akting Sean terlihat brilian sebagai seorang pengacara korup bernama David Kleinfeld dalam film gangster garapan Brian de Palma, CARLITO'S WAY (1993).

Nominasi penghargaan tertinggi diraih pertama kali oleh Sean saat dia menjadi terpidana mati yang meminta tolong pada seorang suster dalam DEAD MAN WALKING (1995). Sean kembali dinominasikan sebagai Aktor Terbaik lewat film SWEET AND LOWDOWN (1999) di mana dia menjadi Emmett Ray, seorang musisi jazz.

Totalnya, Sean sendiri dinominasikan untuk penghargaan Oscar sebanyak lima kali dan memenangkannya (baru) satu kali. Suami Robin Wright Penn yang sebelumnya tinggal bersama selama 5 tahun sebelum memutuskan untuk menikah pada 1996 ini mendapatkan piala emas Oscar untuk pertama kalinya setelah berakting total dalam film thriller tragis, MYSTIC RIVER besutan Clint Eastwood.

Sean yang berbakat itu juga beranjak ke belakang layar sebagai seorang sutradara. Filmnya memang cukup unik namun menarik dan selalu memenangkan hati para kritikus film. Film-filmnya antara lain THE INDIAN RUNNER (1991) yang menceritakan tentang dua bersaudara dengan pandangan hidup yang begitu berbeda. Kemudian pada 1995 dia menyutradarai film Jack Nicholson, THE CROSSING GUARD.

Setelah itu, Sean sibuk kembali bekerja di depan kamera sebagai seorang ayah cacat mental yang berjuang keras untuk mendapatkan hak asuh atas putrinya yang berusia 7 tahun dalam I AM SAM (2001). Di sini dia sekali lagi mendapatkan nominasi Oscar sebagai Aktor Terbaik. Pada 2007, baru Sean kembali menelurkan film yang juga mendapatkan sambutan hangat para kritikus film, INTO THE WILD, sebuah film yang diangkat dari kisah nyata seorang pengembara yang tewas dengan tragis di Alaska.

Di perhelatan Oscar tahun ini, Sean kembali menjadi salah satu nominasi Aktor Terbaik atas perannya sebagai politikus gay, Harvey Milk, dalam film MILK. Jadi, akankah aktor yang juga piawai menyutradarai film ini bisa menggenggam piala Oscar untuk kedua kalinya? Kita tunggu saja perhelatan Oscar 22 Februari mendatang.

(kpl/npy)

Lihat Galeri Foto:

Sean PennSean PeanSean Penn



KOMENTAR PEMBACA