< >

Sesuai Musim, Falsafah Resep Makanan di China

Kamis, 17 Juli 2008 11:48
KapanLagi.com - Masyarakat China memang memiliki pandangan yang unik mengenai makanan sejak kuno. Kepercayaan bahwa perubahan musim membawa perubahan secara langsung kepada kondisi kesehatan, menyebabkan adanya perubahan dalam masakan dalam musim-musim yang ada. Dari hangatnya musim semi, panasnya musim panas, panen di musim gugur dan istirahat selama musim dingin.

Mirip dengan konsep Yin dan Yang, kita harus mampu memilih makanan yang tepat di tiap musim untuk menyesuaikan dengan tenaga alam pada musim tersebut, dan untuk menggantikan gizi yang hilang. Sistem neuropati China ini disebut dengan 'Menggema bersama Alam'.

Musim Semi

Sejak datangnya musim semi (awal tahun di Kalender Cina) sampai Cing Bing (dalam bulan ketiga Kalender Cina, suhu yang hangat membangunkan seluruh dunia dari musim dingin. Musim ini menyebabkan bibir dan lidah kita kering, sehingga minum jus buah atau makan sayur-sayuran akan membantu menggantikan cairan yang hilang.

Musim semi dianggap sebagai musim di mana energi yang memuncak, dan semuanya mulai 'hidup baru'. Dari sudut pandang pengobatan Cina, Chi (energi vital) di liver (hati, bukan jantung) kita sering kehilangan kendali, sehingga kita sering pusing. Maka, konsumsilah makanan yang membantu kinerja liver. Makanan manis merupakan makanan yang direkomendasikan, sementara makanan asam lebih baik dikurangi.

Baik di musim semi: daun dan bunga bawang, bunga lily, daun angcao, kecambah, dan bawang prei.

Tidak baik di musim semi: domba, burung dara, kayu manis, bunga lawang, bawang bombai, merica ScheZuan, tumisan kedelai, bawang daun mentah.

Musim panas

Musim ini mulai di bulan keempat kalender Cina. Di suhu udara yang memanas, badan kita akan sangat mudah terserang penyakit akibat panas dan kelembaban yang tinggi. Tingkat metabolisme yang tinggi menyebabkan banyak keringat, dan memakan banyak Chi dan cairan tubuh.

Minuman ideal untuk musim panas ini seharusnya menyingkirkan panas, memperbaiki Chi, membantu keluarnya cairan tubuh dan meredakan haus. Karena seringkali kecapekan, kehabisan tenaga, nafsu makan lemah, berbagai macam kondisi buruk, makan jangan malan makanan berminyak, apalagi goreng2an yang pedas. Wanita yang sedang datang bulan, sebaiknya juga menghindari makanan mentah yang sifatnya dingin.

Baik di musim panas: lentil putih, kacang hijau, pear, semangka, plum gelap, tebu, stroberi, mulberi, anggur, santan, lemon, kulit semangka, kesemek, nenas, pare, labu, ubi, mentimun, tomat, bayam, jamur, akar teratai dan daun angcau.

Tidak baik di musim panas: domba, kelengkeng, kelengkeng kering, leci, daun dan bunga bawang, bawang bombay, kale, merica, kayu manis, tumisan kacang tanah, tumisan mentimun, kerupuk dingin, bubur dan nasi dingin.

Musim gugur

Suhu udara turun secara drastis di musim gugur, tapi kondisi cuaca yang tidak stabil sering menyebabkan suhu udara tidak stabil. Tanaman mulai layu dan udara mulai kering. Walau terkadang terasa panas di musim gugur, buah dingin dan melon tidak disarankan, karena mereka mengancam limpa dan lambung.

Dingin dan keringnya musim gugur membuat kita haus, dan menyebabkan keluarnya urin sedikit, bahkan sampai kotoran mengering. Makanan yang baik buat musim gugur sebaiknya membantu keluarnya cairan tubuh, membantu Yin dan melembabkan tubuh.

Chi di paru2 pada musim ini sering sekali terancam akibat kering dan panasnya cuaca dan sering menyebabkan radang tenggorokan. Makanan seperti akar teratai, jamur salju dan kurma akan membantu tubuh mengatasi panas yang terkumpul.

Baik di musim gugur: bunga lily, biji teratai, lentil putih, akar teratai, chestnut, walnut, jamur salju, sarang walet, kacang tanah, kurma merah, ular, belut kuning, dan daun angcao.

Tidak baik di musim Gugur: semangka, melon, mentimun mentah, terong, kesemek, semangka, kacang hijau, cabe, tumisan kacang tanah, bunga lawang, domba.

Musim dingin

Suhu udara yang dingin akan menurunkan tingkat metabolisme tubuh, artinya gizi bagi limpa dan lambung sangatlah penting. Berhati-hatilah dalam memilih makanan bagi tubuh.

Bagi mereka yang kekurangan darah, coba makan makanan yang membantu pembentukan sel darah, bagi mereka yang lemah di Chi, ada baiknya makan makanan yang membantu Chi, mereka yang menderita sakit pada umumnya, sebaiknya makan makanan yang membantu melembabkan badan dan memperkuat energi pusat. Makanan yang sifatnya dingin dan mentah atau makanan yang didinginkan sebaiknya dihindari, karena akan mengganggu organ dalam tubuh.

Baik di musim dingin: domba, sapi, kurma, biji teratai, anggur, ginseng dan kayu manis.

Tidak baik di musim dingin: kerang, kepiting, siput, kacang hijau, buah mentah, pisang, kesemek, jamur hitam, bir dingin, dan mint. (kpl/ar/rit)


KOMENTAR PEMBACA