KapanLagi.com -
CinemagsAda saja topik yang layak untuk dibicarakan apabila hal tersebut menyangkut AVATAR. Mulai dari biaya produksi dan promosi yang diperkirakan mencapai angka fantastis; US$500 juta, yang selalu dibantah oleh pihak terkait, hingga rekor-rekor yang berhasil dipecahkan oleh film arahan sutradara kenamaan James Cameron ini. Selain angka-angka yang telah disebutkan sebelumnya, ternyata AVATAR masih menyimpan beberapa angka luar biasa lainnya selama proses produksi hingga siap tayang yang membuat decak kagum dari film berpendapatan sebesar US$2,721,433,508 ini akan semakin lantang.
Untuk bahasa Na'vi, sutradara James Cameron meminta Paul Frommer; seorang ahli bahasa, untuk mengembangkannya pada tahun 2005. Untuk menciptakan bahasa yang sempurna, sang professor mengembangkan bahasa penduduk lokal planet Pandora tersebut sebanyak 1.000 kosakata, yang mana seluruh kata-kata yang ada tidak mengandung bahasa manusia sama sekali.

Selain, itu, Avatar membutuhkan setidaknya rata-rata 47 jam kerja hanya untuk menyelesaikan satu frame saja. Frame yang dimaksud adalah adegan CGI yang mana setiap framenya hanya berdurasi 1/24 detik, dan film ini, 60%-nya adalah CGI.
Weta Digital; perusahaan visual efek miliki Peter Jackson, yang dipercaya untuk mengurusi pembuatan spesial efek dan CGI, mempekerjakan setidaknya 900 orang tenaga ahli, lengkap dengan komputer super canggih yang menghabiskan total sebanyak 35,000 processor cores. Dan hasilnya, setiap satu menit dari AVATAR, membutuhkan daya tampung sebesar 17.28 gigabytes, padahal film yang berhasil memenangkan 3 Oscar dalam ajang Academy Award 2010 ini berdurasi mencapai 162 menit.
Angka-angka luar biasa tersebut masih berlanjut hingga film pertama yang disyut menggunakan kamera 3D, yang dirilis di 3D dan IMAX 3D yang mendapat nominasi Oscar untuk Best Picture ini akan tayang. Sebagai salah satu film yang paling ditunggu-tunggu oleh para pencinta film, pihak studio memutuskan untuk membuat kopian yang diharapkan dapat menjamah seluruh bioskop di dunia. Film yang bersetingkan tahun 2154 (tidak pernah disebutkan selama film berlangsung) ini setidaknya ditayangkan di 25,811 layar bioskop di 102 negara di seluruh dunia pada hari yang sama, yaitu 18 Desember 2009. Dikarenakan setiap bioskop memiliki spesifikasi dan kemampuan yang berbeda-beda, Fox memutuskan membuat beberapa versi agar dapat memenuhi seluruh layar yang tersedia dengan kualitas maksimal.

Akhirnya Fox membuat Avatar dalam 110 versi, 18 versi untuk konsumsi Amerika utara, 92 versi lainnya untuk diedarkan di belahan dunia yang lain. Untuk versi internasional, tersedia dalam berbagai jenis bahasa maupun dubbing dalam berbagai media untuk ditayangkan di bioskop regular, 3D, serta IMAX. Tidak heran hampir seluruh orang yang menyaksikan sangat puas dengan kualitas gambar dan suara yang ada dalam film yang secara jalan cerita tidak terlalu luar biasa ini.(Cinemags/roc)
"We had a very big flow chart with all of the different steps, so we could send the right media to the right theatre" - Steve Barnet [Fox VP]
Source: Cinemags, Juni 2010, halaman 81
KIRIM KOMENTAR