
Dihadapi sekitar 500 tamu, Kidman dan sutradara Sydney Pollack yang asal New York, menghadiri pesta Senin malam (26/4) di lobi gedung dewan PBB. Acara ini diselenggarakan dubes Australia, John Dauth untuk PBB, dan konjen Kenneth Allen di New York, demikian dikutip dari Reuters.
Sementara Sean Penn yang juga bintang film THE INTERPRETER, sengaja menghindari resepsi itu karena banyaknya kalangan media yang diundang, kata beberapa sumber PBB. Maklumlah Penn diketahui rada alergi terhadap pers.
Syuting film THE INTERPRETER, diizinkan pertama kalinya di gedung PBB setelah sekjen Kofi Annan diyakinkan bahwa gedung ini akan disaksikan jutaan orang dengan cara lain yang memungkinkan dan tak bertentangan dengan nilai-nilai PBB.
Kidman, yang peraih Oscar aktris terbaik lewat film drama THE HOURS, mengatakan bahwa syuting di gedung PBB tak banyak berbeda dari lokasi lain. Tapi pengalamannya cukup menyenangkan, meskipun terbatas pada syuting di akhir pekan agak unik.
Kidman berperan sebagai seorang penerjemah PBB dari negara fiktif Afrika dalam THE INTERPRETER, Tokoh yang diperaninya mendengar upaya pembunuhan terhadap kepala negaranya. Ia sendiri juga menjadi sasaran mereka. Penn berperan sebagai agen rahasia yang semula tak mempercayai informasi Kidman.
"Skenario bagus sekali, tokoh-tokohnya juga sangat menarik, percayalah," promosi Kidman setelah upacara sambutan.
"Film ini adalah alternatif dari kekerasan," kata Pollack, yang bersama kru beranggotakan 200 orang, bekerja di gedung PBB setiap akhir pekan, "Saya berharap tak menyia-nyiakan kepercayaan Anda dalam menggunakan tempat ini," tambahnya pada para wartawan.
Pemutaran THE INTERPRETER, dijadwalkan bulan November 2004 di perbioskopan Amerika. (dis/dar)
Lihat Profil: Nicole Kidman