< >

Jim Caviezel: Setelah Yesus, Kini Giliran Bobby Jones

Jum'at, 30 April 2004 08:32
Kapanlagi.com - Setelah tampil sebagai Yesus dalam film penuh kontroversial THE PASSION OF THE CHRIST, aktor Jim Caviezel bakal kembali unjuk kebolehannya dalam berakting. Kali ini ia bakal memerankan tokoh Bobby Jones, pegolf legendaris kelahiran Atlanta, Georgia (AS), yang tercatat sebagai pegolf termahsyur yang pernah dimiliki AS.

Tampil memerankan Jones, kata Caviezel, merupakan sebuah berkah dan juga tantangan besar. Itu karenanya, ia enggan menyia-nyiakan kesempatan ketika tawaran tersebut datang kepadanya. "Setelah mendapatkan hantaman bertubi-tubi, saya pikir bermain golf adalah kesempatan yang baik," katanya kepada Reuters.

Caviezel pun berkelakar soal peran-peran yang diterimanya itu. Katanya, setelah tampil sebagai "King of Kings", kini ia akan menjadi "King of Swings".

Film baru yang bakal dibintangi Caviezel tersebut berjudul Bobby Jones: Stroke of Genius”, di bawah arahan sutradara Rowdy Herrington.

Dalam film terbarunya itu, Caviezel akan tampil bersama aktris Claire Forlani, yang berperan sebagai istrinya. Dibintangi pula aktor Jeremy Northam dan Malcolm McDowell, yang pernah dinominasikan sebagai aktor drama terbaik Golden Globes untuk filmnya, A CLOCKWORK ORANGE (1971).

Diakui aktor kelahiran Washington (AS), 26 September 1968 itu, sulit memang untuk bisa tampil sempurna memerankan tokoh golf sehebat Jones. Apalagi, golf bukanlah olahraga yang biasa ditekuninya. "Paling-paling hanya nonton di televisi. Selebihnya, saya tidak pernah melakukannya," ungkap Caviezel.

“Bobby Jones? Terus terang, saya tidak begitu mengenalnya. Saya juga kurang begitu tertarik bermain golf, tetapi saya menyukai kisahnya," lanjut Caviezel.

Cerita tentang Bobby Jones memang tergolong menarik. Ia menjadi pegolf terkemuka di jagat ini, setelah berhasil menempatkan diri sebagai juara di sejumlah kejuaraan besar, semacam British Open Championships dan US Open Championships.

Dalam karirnya, yakni antara tahun 1923 hingga 1930, Jones memenangkan 13 dari 21 turnamen. Pada tahun 1926, Jones menjadi pemain pertama yang berhasil menjuarai dua kejuaraan besar sekaligus dalam tahun yang sama, yakni the US dan British Open Championships. Puncaknya di tahun 1930, ia melengkapi the Grand Slam, dengan memenangkan the British Amateur, British Open, US Open, dan US Amateur, pada tahun yang bersamaan.

Ia memutuskan berhenti di usia yang terbilang muda, yakni pada usia 28 tahun. Alasannya, ia hanya ingin memenuhi janjinya kepada sang istri untuk tinggal di rumah dan membantu membesarkan anak-anaknya.

Di akhir hidupnya, Jones didiagnosa menderita penyakit syringomyelia, yang menyerang tulang punggung belakang. Itu pulalah, yang menyebabkan di awal-awal karier Jones, sering mengalami sakit tangan dan kaki. (ktm/dar)

Lihat Profil: Jim Caviezel