
Kini kabar terbaru menyebutkan kalau Slamet akan kembali menyutradarai sebuah film. Judulnya, Alas Kaki. Saat ini, Slamet sendiri tengah sibuk menyusun skenarionya.
Menurutnya, film Alas Kaki akan banyak bicara soal perempuan. "Kita sering memperlakukan perempuan seperti alas kaki. Tak pernah menghargainya. Padahal begitu alas kaki itu hilang, kita baru tahu betapa sakitnya kaki kita saat berjalan di atas kerikil," ungkapnya.
Untuk urusan pemain, Slamet mengaku tak melakukan cara seperti yang dilakukan sutradara masa kini yakni mengadakan casting. Justru Slamet melakukannya dengan cara pendekatan secara personal.
Misalkan saja pada acara-acara pembacaan puisi, di sana ia mencari sosok yang pas untuk memerankan tokoh dalam film garapannya nanti.
Tak urung Slamet ikut merasa bangga dengan perkembangan film membaik. Meskipun demikian, ia tak memungkiri kalau ada beberapa film yang kualitasnya masih perlu ditingkatkan.
Hal itu dikatakannya seusai menonton pemutaran perdana film Tak Biasa garapan Jose Purnomo di PPHUI. Rencananya film tersebut akan diputar di cineplex mulai tanggal 24 Juni 2004 mendatang. Sedangkan film yang dibintangi Selamet sendiri, Kutunggu di Sudut Semanggi, masih belum diketahui tanggal edarnya. Kemungkinan terdekat dalam bulan Agustus. "Saya berperan sebagai ayah seorang mahasiswa yang hilang di Semanggi," ujar Slamet yang justru tak hadir pada previewnya di PPHUI, Minggu (20/6) malam. Mahasiswa yang hilang itu diperani oleh Tengku Firmansyah. (dst/erl)
Lihat Profil: Slamet Rahardjo