< >

'SPIDER-MAN' Ganti Kostum dan Nama di Versi India

Minggu, 27 Juni 2004 19:20
Kapanlagi.com - Pria di balik identitas SPIDER-MAN bukan lagi Peter Parker, melainkan Pavitr Prabhakar, yang dikenakan SPIDER-MAN pun bukan lagi kostum lekat tubuh, melainkan ‘dhoti’, sebuah pakaian pria India yang terdiri dari libatan kain.

Pada tahap pertama akan diproduksi empat buku komik SPIDER-MAN versi India, dalam rangka diedarkannya film layar lebar SPIDER-MAN 2 di negara itu. Asal tahu saja, film pertamanya sukses di sana.

Buku-buku komik baru SPIDER-MAN tersebut dibuat atas kerja sama antara Marvel Comics dengan Gotham Entertainment Group (GEG). GEG memegang lisensinya untuk India. "Kami merasa ini merupakan salah satu proyek paling menggairahkan dan unik dalam sejarah komik," kata Ketua GEG, Sharad Devarajan.

"Tidak seperti terjemahan-terjemahan tradisional dari komik-komik Amerika, SPIDER-MAN India akan menjadi komik hasil ’alih kreasi’ yang pertama, dengan kami menggarap ulang karya barat," tuturnya. Prabhakar, “Devarajan, adalah anak laki-laki Bombay (India). Prabhakar berurusan dengan masalah dan tantangan local”.

SPIDER-MAN India akan berada di tengah kebudayaan dan misteri setempat supaya lebih dekat dengan para pembaca lokal. Ia akan ditempatkan dengan latar belakang monumen-monumen negeri itu seperti Taj Mahal dan Gerbang India.

Sosok jahat Green Goblin pun akan digantikan oleh Raksasa, makhluk jahat dalam mitologi India yang mampu berubah wujud.

Devarajan berharap bisa menerbitkan buku-buku komik SPIDER-MAN India dalam sebanyak mungkin bahasa setempat. Edisi perdana buku komik tersebut akan dipublikasikan pada Agustus nanti.

Kepala Penerbitan Marvel, Gui Karyo, mengatakan, "Marvel secara berkesinambungan telah melakukan yang terbaik untuk mendorong batas-batas dari buku-buku komik tradisional dan mencari tempat-tempat baru untuk tokoh-tokoh komik kami."

Ketika film SPIDER-MAN pertama dirilis di India, penjualan tiketnya selama empat hari pertama pemutarannya menghasilkan 67 juta rupee (940.000 poundsterling). Jumlah uang yang dikeruk oleh film itu pada akhir pekan pertama pemutarannya pun melebihi yang dicapai oleh film-film Hollywood lain yang telah beredar di India. (kmp/dar)