
Light dan Benny Medina yang menjadi manajer Mariah Carey akan berusaha mengembalikan kejayaan sang pop diva seperti pada 1990an. Ketika itu debut album pertama Mariah Carey mampu menjual 150 juta keping diseluruh dunia.
Keterpurukan Mariah Carey sebagai penyanyi mulai terjad pada 2001-02 saat ia membitangi film GLITTER yang jeblok dipasaran. Setelah itu Mariah Carey putus kontrak dengan perusahaan rekaman Virgin Records.
Seolah tak kapok, Carey kini juga mendapatkan kritikan atas peranya di film WISEGIRLS. Setelah enam bulan meninggalkan Virgin Recors, perusahaan rekaman Island Records mengikat Mariah Carey dalam sebuah penjanjian multialbum dan memberikan Mariah Carey sebuah nama perusahan rekaman sendiri dengan nama MonarC.
Kontrak dengan Islan Records telah membuat Mariah Carey meluncurkan album Charmbracelet, yang juga gagal dipasaran karena terjual tidak lebih dari 1 juta keping di AS. Karena tidak sukses maka pada tahun 2003, Mariah Carey melakukan konser yang bertujuan untuk mengangkat pamor Charmbracelet.
Hasilnya Island Record setidaknya mendapatkan tambahan sekitar US$6 juta lebih. Sebagai usaha untuk kembali menggoyang pasar, Mariah Carey menjalin kontrak dengan Creative Artists Agency, yang dimanajeri oleh Rob Light.
"Bagaiamana anda bisa membawa kembali Mariah Carey yang dalam sejarah merupakan penyanyi wanita yang paling sukses..?", demikian ungkap Light. Untuk bisa menjawab pertanyaan itu Light dan Benny Medina tengah menggodok rencana untuk mengembalikan Mariah Carey sebagai bintang.
Carey saat ini sedanga dalam proses menulis dan membuat ilustrasi sebuah buku anak-anak, yang menurut Light akan menjadi sebuah seri animasi multimedia.
"Proyek anak-anak ini merupakan langkah awal,' aku Light.
Tak lupa Light juga akan berusaha mengembalikan Carey kedunia theater dimana awal tahun depan Carey akan membintangi THE PRINCE AND THE SHOWGIRL di London Inggris.
Malah menurut Medina, Broadway juga berkeinginan untuk memanggungkan Carey dan itu sudah diungkapkan olah Andrew Lloyd Webber.
Sementara album mendatang yang diperkirakan akan diluncurkan tahun ini akan merupakan sebuah lagu beraliran R&B dengan diiringidentak tarian. Untuk mempersiapkan hal itu, Carey sudah melakukan kerjasama dengan Kanye West, Swizz Beats dan R. Kelly.
Soal konser yang bakal digelar, Light memastikan itu akan dilakukan karena Carey sangat menikmati hasil yang didapatnya di koser dunianya yang terakhir.
"Dengan melakukan konser akan membuat Carey dekat dengan penggemarnya, kami melihat sebuah gambaran besar dan saya fikir konser merupakan bagian dari gambaran itu," tegas Light.
Bilasaja harapan Light itu terwujud maka Mariah Carey mungkin akan menyamai lagu Hero yang melambungkan namanya diblantika musik dunia. (jak/dar)
Lihat Profil: Mariah Carey