
Dengar pendapat baru, yang menyusul tujuh bulan setelah pembebasan dakwaan dari sidang sebelumnya, terjadi karena naik bandingnya Mohamed Al-Fayed, ayah Dodi Al-Fayed, kekasih Putri Diana, dan para penuntut umum.
Ketiga fotografer paparazzi itu adalah; Fabrice Chassery, Jacques Langevin dan Christian Martinez. Mereka dituduh mengambil enam foto Putri Diana dan Dodi Al-Fayed yang terbaring sekarat dalam mobil Mercedes ringsek mereka di lorong Pont d'Alma, Paris.
Meskipun foto-foto itu tak pernah dimuat di media, para pengacara Al-Fayed menuduh para fotografer itu melanggar undang-undang privasi Prancis. Al-Fayed adalah konglomerat dan pemilik toserba mewah Harrod's di London, Inggris dan hotel Ritz di Paris.
Putri Diana (36) dan Dodi Al-Fayed (42) tewas pada malam 31 Agustus 1997 di Paris. Supir mereka, Henri Paul, juga tewas kemudian. Telah ditemukan dalam penyelidikan resmi Kepolisian Prancis bahwa Paul bertanggung jawab atas kecelakaan itu karena mengebutkan mobil pada kecepatan tinggi dengan kadar alkohol dalam darahnya. Berarti Paul sebenarnya dalam kondisi rada teler (mabuk).
Chassery adalah fotografer freelance pada waktu itu. Langevin bekerja di agensi foto Sygma/Corbis. Sedangkan Martinez di agensi foto Angeli. Mereka sebelumnya dibebaskan dari tuduhan-tuduhan ketika pengadilan Prancis memutuskan mereka tak mengambil foto saat-saat intim dan bahwa bagian dalam mobil bukan merupakan tempat pribadi.
Jaringan teve Amerika CBS menayangkan beberapa foto hitam-putih buram pada April 2004 yang menampilkan Putri Diana di tengah mobil rusak berat. Penayangan foto-foto itu memicu kemarahan keluarga Putri Diana dan Al-Fayed.
Pihak CBS mengatakan telah memperoleh foto-foto itu dari salinan hasil penyelidikan rahasia asal Prancis tentang peristiwa kecelakaan itu tapi tak diberikan rincian lain atas sumbernya.
Al-Fayed bersikeras bahwa puteranya dan Putri Diana sebenarnya dibunuh hingga mendorong dua penyelidikan serius yang kini dilakukan di Inggris.
Pada April 2004, polisi senior Inggris, John Stevens, mengunjungi lokasi lorong jembatan Pont d'Alma di Paris di mana Putri Diana dan Dodi Al-Fayed menemui ajal mereka.
Stevens menghabiskan 20 menit di jembatan di atas sungai Seine ini, didampingi pemeriksa kematian dari pihak kerajaan Michael Burgess yang memerintahkan penyelidikan. Stevens menyebut inspeksinya yang dilakukan di tengah sorotan kuat media adalah "sangat berharga" dan ia berharap bisa menyelesaikan penyelidikan pada akhir tahun 2004.
Tuduhan pembunuhan telah berkisar sekitar klaim bahwa ada kalangan yang ingin mengakhiri hidup Putri Diana karena ia menjalin hubungan serong dengan seorang playboy padahal masih bersuamikan Pangeran Charles. (dis/dar)
Lihat Profil: Putri Diana