< >

Garuda Raih Citra Pariwara

Selasa, 21 September 2004 19:10
Kapanlagi.com - Iklan PT Garuda Indonesia (Garuda) versi "wayang" meraih Citra Pariwara "Gold" untuk kategori musik terbaik iklan korporat TV pada ajang lomba kreatif periklanan nasional (Anugerah Citra Pariwara) ke-18 pada 10 September 2004 di Bandung.

Kepala Komunikasi Perusahaan Garuda, Pujobroto dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa, mengaku selain itu, juga masuk nominasi pemilihan iklan korporat TV terbaik bersama-sama dengan iklan Garuda Indonesia lainnya.

Iklan itu adalah Iklan Kargo Garuda Indonesia versi "breakfast" yang masuk nominasi pemilihan iklan Hotel Restoran dan Pariwisata media cetak terbaik.

Melalui penganugerahan Citra Pariwara tersebut membuktikan bahwa kreatifitas iklan Garuda Indonesia memenuhi standar penilaian karya terbaik tingkat nasional yang dilaksanakan melalui proses seleksi ketat dari 1.035 karya periklanan, baik dalam bentuk media TV maupun cetak.

Iklan korporat TV Garuda versi "wayang" itu menggunakan tokoh wayang Arjuna dan isterinya Dewi Woro dalam adegan romantis (memberi bunga).

Adegan tersebut melambangkan saat-saat romantis orang asing mengagumi keindahan Indonesia. Iklan versi "wayang" ini digunakan Garuda dalam rangka melaksanakan penggarapan pasar "inbound", yaitu penumpang dari luar negeri ke Indonesia. Garuda Indonesia memilih medium "wayang kulit" dalam iklan tersebut karena bagi orang asing ikon Indonesia yang paling dikenal dan unik adalah "wayang kulit" dan ini tak dapat ditiru perusahaan penerbangan lain di dunia.

"Bagaimana bisa meniru, karena wayang kulit secara eksklusif hanya berada di Indonesia," kata Pujobroto.

Bahkan, Unicef memberikan pengakuan bahwa "wayang kulit" merupakan salah satu bentuk kekayaan budaya dunia.

Design wayang kulit yang ditampilkan dalam iklan tersebut merupakan kombinasi gaya wayang kulit Yogya dan Solo yang telah menjalani beberapa modifikasi.

Kemudian, agar lebih membawa nuansa penggarapan pasar "inbound", Garuda Indonesia mengetengahkan simbol-simbol beberapa kota atau negara tujuan penerbangan Garuda, antara lain Stupa Candi Borobudur (Yogya), Bajay (Jakarta), Naga dan Tembok China (China), Pesumo (Jepang), Riksaw (Hong Kong), Merlion (Singapura), Pura Ulun Danau Bratan (Bali) dan lain-lain.

Ilustrasi musiknya digarap Erwin Gutawa yang menggunakan alat musik tradisional dengan beberapa nada yang sama dengan iklan corporate Garuda Indonesia yang lain, sehingga konsistensi identitas dan sinergi tetap terjaga. Sesuai dengan target dan sasaran iklan tersebut adalah penggarapan pasar "inbound", maka penayangannya hanya dilaksanakan pada jaringan stasiun TV internasional, yaitu CNBC dan Discovery Channel. (*/dar)


BERITA LAINNYA