"Semakin banyak forum yang diadakan untuk memancing kreativitas anak-anak muda dalam menciptakan film, semakin banyak calon sineas baru yang akan lahir," ujar Alex pada konperensi pers yang diadakan menjelang malam penganugerahan Close Up Planet Movie Award di gedung Trans TV, Jakarta.
Aktor yang baru saja menyelesaikan sebuah film di Malaysia yang berbudget hingga Rp30 miliar ini juga menyampaikan rasa penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pihak Unilever yang menjadi sponsor utama pada acara yang telah memasuki tahun kedua itu, karena tidak banyak pihak yang mempunyai keinginan untuk mensponsori acara-acara semacam itu. "Kalau saja festival ini dilakukan oleh pemerintah, tentu hasil yang diperoleh akan baik," ujarnya.
Aktor yang memulai karirnya di Teater Populer arahan Teguh Karya itu menceritakan pengalamannya saat mengunjungi komunitas "Indie Movie" di Yogyakarta yang membuka cakrawala pandangannya tentang gairah anak muda daerah dalam menciptakan film pendek meskipun banyak di antara film tersebut masih minim dalam penggarapannya.
Saat disinggung mengenai akan digelarnya Festival Film Indonesia setelah sekian lama menghilang, Alex mengatakan bahwa meskipun jumlah film yang akan dinilai masih terbatas, tetapi ia mensyukuri geliat kebangkitan film nasional yang nantinya diharapkan akan merangsang minat para sineas muda untuk berkreasi.
Aktor yang pada bulan Desember nanti akan kembali terjun ke dunia teater bersama Teater Populer tersebut mengharapkan peran serta pemerintah sebagai regulator agar mendukung kebangkitan ini dengan cara mengurangi pajak yang dibebankan terhadap bahan baku film sehingga tidak lagi muncul kesan mahal dalam sebuah proses pembuatan film. (kmp/dar)
Lihat Profil: Alex Komang