
TAJ MAHAL sebuah istana cinta abadi yang menjadi salah satu dari tujuh keajaiban dunia. Sebuah bangunan yang sangat terkenal dan fenomenal yang dibangun dengan penuh cinta oleh Shah Jahan yang tak lain adalah Kaisar Munghal, terhadap mendiang isterinya yang mati muda.
Film ini bakal akan digarap dengan tekhnologi canggih Amerika. Namun bujetnya tidaklah terlalu dahsyat karena dikabarkan hanya berkisar antara US$10 juta saja. Dijadwalkan film ini akan dirilis pada Januari 2006 mendatang.
"Meski TAJ MAHAL di India, akan tetapi bangunan ini adalah sebuah simbol cinta untuk semua negara," ungkap salah satu promotor film tersebut yang tak mau menyebutkan namanya, "Ini nantinya akan menjadi film internasional terbesar yang berasal dari India sejak Gandhi," harapnya.
TAJ MAHAL merupakan film pertama yang akan ditransfer ke format Indian IMax film, dengan layar yang 10 kali lebih besar daripada layar konvensional.
"Ini akan membuat penontonnya merasa menjadi bagian dari film ini. Versi IMax Taj Mahal hanya berdurasi satu jam. Akan tetapi untuk versi 35 mm untuk bioskop biasa akan berdurasi 3 jam, jauh lebih lama dan lengkap," ujar Richard L Gelfold, produser eksekutif IMax.
Membalik catatan sejarah, TAJ MAHAL dibangun di Agra pada abad ke-17 oleh Shah Jahan yang patah hati sepeninggal isterinya yang kedua, Mumtaz, saat melahirkan anak ke-14 mereka.
Rai juga dijadwalkan akan tampil dalam sebuah film thriller Hollywood yang bercerita tentang misteri pembunuhan massal, WINDFALL. Terjadi pembantaian besar-besaran hingga jatuh ribuan korban 20 tahun lalu di Bhopal. Dengan dana US$25 juta, film ini akan mulai syuting pada tahun 2005 mendatang.
Sementara film Rai lainnya, BRIDE AND PREJUDICE diarahkan sutradara Inggris asal India, Gurinder Chadha, yang sebelumnya membuat BEND IT LIKE BECKHAM. (*/dar)
Lihat Profil: Aishwarya Rai