< >

Gagal Mangung di Aceh, Slank Ikut Penggalangan Dana

Selasa, 28 Desember 2004 19:31
Kapanlagi.com - Rencana kelompok musik anak muda Slank untuk menggelar konsernya di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) 15 Januari 2005 mendatang tidak dapat terlaksana lagi. Penyebabnya jelas, apalagi kalau bukan gempa bumi dan gelombang tsunami yang telah meluluhlantakan propinsi tersebut pada Minggu (26/12) lalu.

Iffet Sidharta, manajer Slank, mengatakan Selasa (28/12). "Penyelenggara konser itu, orang Banda Aceh, sedang berada di Jakarta. Tadi, lewat telepon, dia bilang Slank enggak akan bisa main di Banda Aceh sesuai jadwal. Aceh hancur. Lagipula, dia sendiri sedang kesusahan. Sampai sekarang, ayahnya, yang tinggal di Banda Aceh, enggak tahu ke mana," tutur perempuan dengan panggilan akrab Bunda ini.

Rencana Slank, -- yang terdiri-dari Kaka (vokal), Abdee (gitar), Ridho (gitar), Ivanka (bas), dan Bimbim (drum)-- manggung di Banda Aceh terkait dirilisnya album terbaru mereka, PLUR atau Peace, Love, Unity, Respect baru-baru ini.

Dalam album yang menyuarakan perdamaian tersebut, mereka memasukkan lagu Atjeh (Investigation). Lewat lagu itu mereka mempertanyakan konflik di NAD serta kaitannya dengan bisnis senjata dan ganja.

Namun, meskipun konser di Banda Aceh tak bisa mereka gelar pada jadwal semula dan entah kapan baru bisa mereka wujudkan, mereka tetap bisa segera menuangkan kepedulian mereka terhadap tragedi tersebut.

"Besok (29/12) malam, (stasiun televisi) Indosiar akan bikin acara penggalangan dana di studio mereka (di Jakarta). Slank ikut, bareng artis-artis musik lain. Acara itu akan ditayangkan langsung," kata Bimbim kepada wartawan, Selasa (28/12).

Selain itu, kata Bimbim lagi, kalau pada 31 Desember nanti konser tutup tahun Slank di Taman Impian Jaya Ancol tetap jadi diadakan, ia dan rekan-rekan Slank-nya akan mendesak pengelenggara konser tersebut mengubah temanya. "Tadinya kan konser Slank untuk party (pesta). Sekarang harus diubah untuk kepedulian. Enggak pantas, lagi prihatin bikin party," ujarnya.

Bimbim, juga teman-teman Slank-nya, pertama kali tahu tentang bencana dahsyat di NAD dan Sumatera Utara tersebut dari tayangan Metro TV pada Minggu lalu (26/12). Ketika itu mereka sedang berada di hotel tempat mereka menginap di Surabaya dalam rangka tampil dalam Konser Slank 21 Tahun-PLUR di Stadion Tambak Sari di kota tersebut pada hari yang sama.

"Waktu manggung, Slank ngajak penonton sejenak berdoa untuk korban bencana itu," ucapnya. (kmp/dar)

Lihat Profil: Slank



Arsip Foto Slank
054.jpg
053.jpg
052.jpg
051.jpg