
Keith juga menegaskan sebenarnya ia berencana membawakan lagu tersebut secara live di Pentagon, Washington DC, untuk pertama kalinya. Akan tetapi pihak petinggi Pentagon justru memintanya untuk merilisnya.
"Seorang jendral berbintang empat keluar dan berkata kepada saya, 'Kita butuh lagu. Apakah kamu akan merilis lagu ini? Saya anjurkan untuk merilisnya segera. Kita sudah punya perlatan perang yang bagus dan juga orang-orang yang bagus, akan tetapi kita pergi dengan moral. Dan lagu ini butuh diperdengarkan pada semua orang yang harus berangkat bertempur', begitu pesan beliau," ujarnya.
"Jadi selama 11 jam, kita mengeditnya dan juga menyiapkan perilisannya. Dalam tujuh pekan mendatang mudah-mudahan lagu ini sudah bisa diperdengarkan di seluruh Amerika," imbuhnya penuh keyakinan.
Keith sendiri memang termasuk penyanyi senior. Setiap karyanya selalu langsung menembus jajaran tangga lagu bergengsi. Bukan tidak mungkin bila lagu yang bercerita tentang kepatriotan ini juga kian membuktikan kehebatannya. (dis/dar)
Lihat Profil: Toby Keith