< >

DPR Tak Rela Anak Aceh Dicomot Pihak Asing

Senin, 17 Januari 2005 22:28
Kapanlagi.com - Ketua DPR Agung Laksono menyatakan tidak rela jika berita tentang dicomotnya 300 anak Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) korban bencana gempa bumi dan tsunami dicomot pihak asing itu benar.

"Saya kira tak ada satu negarapun yang merelakan anak bangsanya diambil pihak asing di luar prosedur," kata Agung Laksono menjawab pers di Jakarta, Senin.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Zaenal Maarif juga mengecam keras tindakan pihak misionaris berbasis di Virginia, AS, yang mengaku telah membawa 300 anak yatim-piatu Aceh itu.

Menurut laporan Washington Post, misionaris Worldhelp menyatakan bencana besar di Aceh yang membuat mereka membawa anak-anak tersebut ke Jakarta dan ditempatkan di keluarga-keluarga Kristen.

Ketua DPR menegaskan, "Setiap pemaksaan, tindakan ilegal, tidak sesuai dengan prosedur `sangat kita tolak dan kita tentang".

Meskipun demikian, Ketua DPR menyatakan perlunya akurasi berita itu. Harus diperiksa kebenarannya sebab untuk mengangkut 300 anak setidaknya memerlukan tiga pesawat, ujarnya.

Ia menandaskan bahwa pihaknya akan meminta penjelasan tentang kebenaran berita itu kepada pemerintah. "Sebaiknya, kita tidak terjebak rumor, tapi bila benar terbukti kasus itu harus segera kita usut dan selesaikan sesuai peraturan yang ada," katanya.

Menurut Worldhelp, anak-anak yang mereka bawa rata-rata berusia 12 tahun ke bawah dan telah kehilangan orangtua atau keluarganya.

Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi mengatakan, akan mengusut kabar tentang pengambilan anak-anak yatim Aceh tersebut, sementara Jubir Deplu Marty Natalegawa menegaskan bahwa pemerintah tak pernah mendukung aktivitas Worldhelp.

Kalangan DPR meminta agar pemerintah segera merelokasi anak-anak Aceh ke pondok-pondok pesantren di Jawa, agar mereka tidak tercerabut dari agama dan budayanya. (*/dar)