"PGN akan memulai pembangunan konstruksi dari 1100 kilometer pipa gas yang menghubungi Kalimantan Timur-Jawa Timur pada kuartal ketiga tahun ini," kata Direktur Utama PT PGN, WMP Simandjuntak di Jakarta, Senin.
Investasi yang akan dikeluarkan mencapai US$1,9 miliar dengan harapan agar proyek tersebut setahun lebih cepat dari yang dijadualkan sebelumnya. Dana tersebut naik dibanding estimasi sebelumnya yang mencapai US$1,7 miliar.
Mengenai suplai gasnya, kata Simandjuntak, berasal dari lapangan gas milik Total SA dan Unocal Corp. Sementara itu, pihak Bank Pembangunan Asia (ADB) yang telah menyalurkan dana sebesar US$1 juta dalam bentuk "grant" kepada PGN akan menunjuk konsultan keuangannya di Manila, pada bulan depan.
"ADB akan menunjuk konsultan keuangan di Manila," katanya tanpa merinci lebih detail nama konsultannya. (*/rit)