"Putusan rapat malam ini adalah Joyokusumo sebagai Ketua Fraksi Golkar di MPR dan Andi Matalatta sebagai Ketua Fraksi Golkar DPR," kata Jusuf Kalla seusai memimpin rapat di kantor DPP Golkar di Slipi Jakarta, Selasa malam.
Menurut Jusuf Kalla, pergantian Ketua Fraksi tersebut didasarkan alasan bahwa pada AD ART Partai berlambang pohon beringin tersebut menyatakan ketua fraksi harus tercatat sebagai pengurus DPP Partai. Ketua fraksi Partai Golkar di DPR sebelumnya dijabat M Hatta sedangkan di MPR dijabat Freddy Latumahina. Kedua orang tersebut saat ini tidak masuk dalam kepengurusan DPP hasil Munas VII di Bali.
"Selain itu juga ada kriteria-kriteria khusus seperti menguasai bidangnya, berpengalaman, bisa berinteraksi dengan fraksi-fraksi lain," kata Jusuf Kalla.
Sementara ketika ditanya mulai kapan efektifnya ketua Fraksi yang baru akan memimpin anggotanya di parlemen, Jusuf Kalla mengatakan sejak diputuskan secara formal besoknya sudah bisa bekerja. Namun menurut wakil Ketua DPP Agung Laksono, Ketua Fraksi yang diputuskan malam ini diharuskan menyusun kepengurusannya.
"Mereka harus menyusun Kepengurusannya terlebih dahulu, setelah itu baru efektif bekerja," kata Agung.
Namun Agung tidak menjelaskan batas waktu akhir penyusunan Pengurus Fraksi Partai Golkar lembaga legislatif tersebut. (*/rit)