< >

Jerman Beri Pinjaman dan Hibah US$64 Juta untuk Kembangkan KA Jabotabek

Rabu, 19 Januari 2005 21:36
Kapanlagi.com - Pemerintah Jerman memberikan pinjaman lunak dan hibah sebesar 52 juta Euro atau sekitar US$64 juta untuk memperbaiki kondisi kereta api Jabotabek.

Menurut Keterangan Kedutaan Besar Jerman di Jakarta, Rabu, penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Jerman dilakukan Rabu ini sebagai tindak lanjut dari Infrastructure Summit.

Selain pinjaman dan hibah itu, Jerman juga memberikan hibah untuk program sektor kesehatan di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) senilai sembilan juta Euro atau sekitar US$12 juta.

Hibah itu ditujukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dasar kesehatan termasuk kesehatan reproduksi, kesehatan ibu dan anak. Hal itu dilakukan antara lain dengan memperbaiki kualitas pelayanan Puskesmas, Poliklinik Desa (Polindes), dan sarana kesehatan lainnya.

Kedua kerjasama diimplemantasikan di bawah kerjasama keuangan antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Jerman.

Khusus proyek perbaikan kondisi kereta api Jabotabek, pinjaman dan hibah dari Jerman ditujukan untuk pendanaan pengadaan 10 rangkaian kereta api di mana perakitannya dilakukan di Indonesia atas kerjasama PT INKA dengan perusahaan Jerman.

Proyek itu tidak hanya ditujukan untuk mengatasi masalah kemacetan lalu lintas di Jakarta, tetapi juga untuk menciptakan lapangan kerja melalui pengembangan industri perkeretaapian di Jakarta.

Pemerintah Jerman juga memberi perhatian pada perlunya perbaikan jaringan kereta api di Jabotabek dan perluasan Stasiun Manggarai.

Proyek dengan bantuan dari Jerman itu diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi perbaikan sarana perkeretaapian di Jabotabek yang tiap harinya melayani sekitar 400.000 penumpang. (*/dar)