"Itu boleh saja, tidak ada masalah. Apalagi dengan membuat inovasi seperti pelayanan yang cepat. Itu justru bagus," katanya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (25/1).
Maman diminta komentarnya mengenai keluhan Persatuan Bank Perkreditan Rakya (Perbarindo) mengenai masuknya usaha Bank Danamon Simpan Pinjam hingga ke pedesaan yang dianggap mengurangi pasar BPR.
Dikatakannya, upaya Bank Danamon justru sangat bermanfaat untuk memacu persaingan terhadap BPR-BPR yang selama ini beroperasi di desa. BPR seharusnya berupaya meningkatkan pelayanannya dengan lebih baik dan efisien.
"Kita harus lihat apakah betul pasar BPR terambil. Tetapi selama itu bermanfaat untuk konsumen, justru itu faktor yang positif agar BPR meningkatkan kualitasnya," katanya.
Mengenai keluhan bahwa Bank Danamon membajak karyawan BPR, Maman mengatakan, kalau memang ada hal seperti itu BI akan melihat apakah itu merugikan dan akan berupaya untuk mengurangi dampak dari pengambil karyawan BPR tersebut. (*/dar)