Data Subdin Perdagangan Luar Negeri Dinas Perindag Sumbar, Kamis, menunjukkan, selama periode itu nilai ekspor cassia Indonesia asal Sumbar mencapai US$11,18 juta, sedangkan Januari-September 2003 hanya sebesar US$10,48 juta.
Akan tetapi, dari sisi volume ekspor justru mengalami penurunan sebesar 6,87% yakni dari 21,21 ribu ton pada Januari-September 2003 menjadi 19,75 ribu ton pada periode yang sama tahun 2004.
Adapun negara tujuan utama ekspor komoditi cassia asal Sumbar antara lain Amerika Serikat, Jerman, Brazil, Yunani, Jepang dan Australia.
Sementara itu, pada tahun 2004 Sumbar tidak lagi mengekspor komoditi abu cassia dan tepung cassia.
Sedangkan di tahun 2003, nilai ekspor abu cassia Sumbar mencapai US$44,05 ribu dengan volume ekspor sebanyak 85,73 ton. Untuk volume tepung cassia pada tahun 2003 diekspor sebanyak 93,96 ton senilai US$54,36. (*/rit)