Kondisi ekonomi seperti itu sangat rentan sebab peran sektor konsumsi menurun akibat keterbatasan daya beli, maka pertumbuhan akan melemah, demikian hasil survei konsumen Bank Indonesia Denpasar yang diterima Sabtu.
Hasil survei konsumen pada Desember lalu mengindikasikan bahwa konsumen berada dalam taraf pesimis untuk melakukan aktivitas pembelian barang tahan lama, namun mereka tetap bergairah di bidang pembiayaan pendidikan.
Tingkat inflasi menurut ekspektasi konsumen bakal cenderung meningkat, karena para responden memperkirakan harga barang dan jasa secara umum akan mengalami kenaikan dalam tiga bulan ke depan seiring rencana pemerintah menaikkan harga BBM.
Ada enam komponen alasan responden merasa adanya kenaikan harga dan jasa tersebut yakni pencabutan subsidi pemerintah, ketersediaan barang dan jasa akan berkurang, kurs rupiah akan melemah dan distribusi barang akan terganggu.
Terganggunya distribusi barang tersebut akibat situasi keamanan sosial politik tidak stabil dan kecendrungan pengusaha perbankan akan menaikkan suku bunga dalam tiga bulan ke depan, demikian pendapat sebagian besar responden di Bali. (*/rit)