Adie MS Tampil Bersama Maksim di Jakarta
Kapanlagi.com - Ada berita menarik. Konser MAKSIM Modern Classics - The Tour yang bakal digelar Selasa, 19 April 2005 di Tennis Indoor Senayan Jakarta, ada sedikit perbedaan dengan konser terdahulunya tahun 2004. Menurut JAVA Musikindo, promotor yang mendatangkan pianis asal Kroasia itu, nuansa kali ini akan lebih klasik dibanding konser sebelumnya yang cenderung ngerock. Tak cuma itu, untuk konser kali ini, Maksim akan diiringi oleh Twilite Orchestra dengan sang konduktor kondang Addie M.S yang akan membawa 60 musisi tanah air. Konser ini rencananya akan dibuka dengan penampilan Twilite Orchestra yang akan memainkan beberapa lagunya, dilanjutkan dengan permainan piano MAKSIM yang akan membawakan karya Sergei Rachmaninov yaitu Piano Concerto No.2 dan Bohemian Rhapsody diiringi Twilite Orchestra dan ditutup dengan beberapa lagu dari album-albumnya Maksim. Maksim mulai belajar piano pada usia 9 tahun di sebuah sekolah musik di Kroasia. Pada umur itu pula Maksim telah tampil di depan umum. Namun, memainkan konserto piano baru dilakukan Maksim pada usia 12 tahun. Waktu itu ia memainkan karya Haydn, C Major Piano Concerto. Ketika perang di Kroasia pecah pada 1990, Maksim dan gurunya, Marija Sekso, memilih terus belajar piano. Begitupun, Maksim tetap menunjukkan talentanya. Tahun 1993, ia menang di sebuah kompetisi piano besar di Zagreb. Setelah lima tahun belajar di Music Academy di Zagreb, di mana ia belajar pada Vladimir Krpan (murid dari Arturo Benedetto Michelangeli), Maksim melanjutkan sekolah musiknya di Ferenc Liszt Conservatoire di Budapest, Rumania. Tahun itu juga (1999), ia memenangkan Nicolai Rubenstein International Piano Competition. Tahun 2000, Maksim pindah ke Paris untuk belajar pada Igor Lazko. Setahun kemudian, Maksim menang dalam Pontoise Piano Competition. Setelah kembali ke tanah air, Maksim melepas album pertamanya yang diberi judul Gestures. Album itu mendapat sambutan luas dari masyarakat. Dan yang lebih membanggakan Maksim ialah penggemarnya berusia di bawah 30 tahun, yang memang menjadi bidikannya. (tbg/erl) |