Pertunjukan pertama Jamrud akan diadakan pada 5 Maret malam di Lapangan Brimob, Kelapa Dua, Depok-Jabar. Mereka akan menutup rangkaian konser mereka pada Mei di Surabaya.
Terang Log, manajer dan produser eksekutif album Jamrud yang juga event organizer rangkaian pertunjukan Jamrud dalam All-Out Tour 2005, di setiap kota Jamrud akan membawakan 20-25 lagu dalam kira-kira dua jam. Ada lagu-lagu dari album baru, BO+18, ada pula hit-hit lama. Sebagian mereka sajikan dalam medley.
Para penonton konser-konser Jamrud akan bisa menikmati tata suara dan tata cahaya yang lebih berkwalitas daripada yang ada pada tur-tur Jamrud sebelumnya.
"Saya membeli sound system ini karena sound system yang dimiliki oleh rental-rental kita sudah ketinggalan 10 tahun," ungkap Log tentang alasan membeli peralatan tata suara itu dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (1/3) "Fasilitas ini sesuai dengan tema tur ini, Super Sound, Super Music," imbuhnya soal peralatan berharga Rp14 miliar tersebut.
Pemakaian peralatan buatan Prancis itu sudah dijajal oleh Log di ajang yang diselenggarakannya tahun lalu, grand final Festival Rock Indonesia X.
Sementara itu, peralatan tata cahayanya, yang dibelinya dengan harga Rp8 miliar, baru akan sampai di tangannya pada awal April. "Jadi, pemakaiannya dalam tur ini akan agak terlambat," sambungnya.
Agar para penonton bisa menikmati suguhan tata cahaya tersebut, rata-rata pertunjukan Jamrud itu diadakan pada malam hari. Konser-konser akan digelar pada sore hari hanya di kota-kota di mana pertunjukan-pertunjukan tak mungkin diselenggarakan pada malam hari karena, misalnya, masalah angkutan umum.
Sesudah Jamrud, grup Padi akan ambil bagian dalam All-Out Tour 2005, yang disponsori oleh Djarum Super.
Rangkaian konser Padi akan dibuka pada awal April di Pangkal Pinang (Riau). Grup yang lahir di Surabaya tersebut juga akan manggung di 50 kota. Terang Ricky, manajer Padi, sejumlah lagu dari album keempat mereka, yang belum dirilis, akan menjadi bagian dari sajian mereka. Selebihnya, hit-hit mereka dari tiga album terdahulu.
Setelah Jamrud dan Padi, Dewa mendapat jatah. Kata Dian Manaf, yang mewakili manajemen grup yang dibentuk di Surabaya itu, Dewa akan memulai rangkaian pertunjukan mereka setelah pertengahan 2005.
"Tur ini baru akan mereka mulai setelah pertengahan tahun ini, kemungkinan Agustus, karena mereka masih harus menyelesaikan kontrak kerja yang lain dulu," jelasnya. Katanya lagi, "Karena baru memulai tur ini sesudah pertengahan tahun, tahun ini 20 kota dulu, di Jawa dan Sumatera, sisanya, 30 kota, tahun depan." (kmp/dar)
Lihat Profil: Padi, Dewa