"Bisa menahan seri tuan rumah saja sudah bagus, apalagi kami bisa meraih angka penuh di Stadion Teladan Medan," ucap Sekretaris Tim PSPS Pekanbaru, Sarwono. PSPS Pekanbaru memiliki lima pemain yang pernah bermain di PSMS Medan seperti Mahadi, Aulia Siregar, Rusdiyanto dan dua penjaga gawang Sahari Gultom serta Suprayetno dan beberapa pemain muda yang sudah mengetahui ciri khas permainan PSMS Medan.
Diakuinya, persiapan PSPS Pekanbaru juga sempat sedikit terganggu dengan terjadinya kabut asap yang melanda udara di Pekanbaru, namun PSPS akan berusaha tampil lebih baik dari kompetisi sebelumnya dan masyarakat Riau mendukung perjuangan pemain-pemain di Liga Indonesia XI 2005.
Sementara asisten manejer tim PSMS Medan, HM. Erwin Lubis mengisyaratkan, manajemen PSMS telah mengingatkan seluruh pemain agar berkosentrasi penuh dan bermain "all out" untuk memetik kemenangan pertama melawan PSPS Pekanbaru, karena hasil tersebut akan sangat menentukan menghadapi pertandingan selanjutnya.
Dengan dukungan masyarakat Medan yang "luar biasa" yang kini setiap hari memadati markas PSMS di Stadion Kebun Bunga, asisten manajer tim PSMS itu yakin Christian dan kawan-kawan akan mencetak gol dan memenangkan pertandingan melawan PSPS.
Erwin juga mengakui, target PSMS harus lolos keputaran "delapan besar" di Jakarta, jadi harus mampu menduduki papan atas Grup I dan berulangkali mengingatkan pemain agar tidak menyia-nyiakan peluang atau kesempatan meraih angka penuh di kandang sendiri.
Buta Kekuatan
Sementara itu pelatih PSMS Sutan Harhara mengaku belum mengetahui kekuatan calon lawannya, namun ia optimis para pemainnya mampu meraih tiga angka di kandang sendiri. "Saya tidak khawatir dengan materi pemain PSMS yang sekarang yang lebih solid, kompak, tajam dan memiliki kekompakan pertahanan yang padu."
Kiper PSMS, M. halim yang merupakan salah satu pemain senior lebih yakin dengan tim yang sekarang bisa berprestasi lebih baik dari Liga Indonesia sebelumnya, karena menurutnya barisan penyerang PSMS sekarang lebih tajam dan koordinasi pemain bawah juga lebih solid seperti ketika merebut Piala Bang Yos di Jakarta. (*/tut)