Pembalap dari Italia itu membukukan hasil besar dengan memenangi lomba awal R1 di Australia Minggu, sehingga tim Perancis itu mulai mendulang angka dalam kontes adu cepat kendaraan kate itu sebanyak 19 putaran. Fisichella serta rekan setimnya Fernando Alonso membawa Renault menempati jenjang teratas pengumpulan angka.
Mereka berhasil mengoleksi 16 poin, dari hasil juara pertama dan ketiga, sedangkan Rubens Barrichello menymbang delapan angka bari Ferrari karena berjaya sebagai juara kedua. "Kami menunjukkan bahwa kami mampu membuat jarak dengan lawan pada musim dingin lalu ketika latihan dan sekarang kami buktikan betapa cepatnya kami," katanya.
"Kami meiliki potensi besar dan saya kira kami akan mampu bersaing keras dengan McLaren dan Ferrari," katanya. Sirkus F1 itu akan berlangsung lagi di Kuala Lumpur, sebagai putaran kedua, pada 20 Maret di Sirkuit Sepang. "Perlombaan pertama ini menunjukkan betapa kami memiliki potensi bagus. Tim melakukan pengembangan yang bagus pada kendaraan kami."
"Kami sudah melakukan sesuatu dan kami amat yakin mampu berbuat sama pada putaran selanjutnya di Malaysia," ujarnya. Pimpinan tim Renault, Flavio Briatore, mengatakan, masih ada waktu bagi timnya untuk melakukan perbaikan menjelang perlombaan berikutnya. "Hasil perlombaan itu amat fantastis bagi semua tim termasuk tim Renault."
"Kami membangun kendaraan yang bagus dan Fisi serta Fernando tahu bagaimana menggunakannya di Melbourne. Kedua mereka mengendarai kendaraan itu dengan amat fantastis. Kami harus memenangi lomba demi lomba dan saya kira masih ada kesempatan bagi kami untuk melakukan perbaikan."
Kemenangan itu merupakan yang pertama bagi Renault dalam kancah F1 setelah Jarno Trulli mendukung kemenangan tim itu di Monaco GP, Mei lalu. Ferrari tetap menengadahkan wajah kendati mereka kalah untuk keenam kalinya dalam tujuh tahun terakhir. Kendaraan baru mereka tidak akan digunakan hingga sesi lomba di Eropa April-Mei.
"Kami tetap gembira, apalagi kami berlomba dengan kendaraan lama (2004)," kata kepala bagian teknis Ross Brawn. "Berada di urutan kedua setelah mengalami hasil yang amat buruk dalam kualifikasi, rasanya tidak terlalu jelek. Kedua pembalap kami tampil bagus. Rubens merupakan pengecualian karena ia mengalami masalah dengan rem sejak putaran awal. Tapi ia mampu mengatasinya."
Usaha luar biasa yang ditunjukkan Barrichello untuk dapat berada di urutan kedua, merupakan usaha amat positip bagi Ferrari, setelah juara tujuh kali Michael Schumacher gagal menyelesaikan lomba. Delapan angka yang diciptakan pembalap asal Brazil itu menolong Ferrari untuk tidak terpaut jauh dengan tim Perancis itu.
Schumacher, yang sudah memenangi empat dari lima GP Australia berada di urutan ketujuh ketika ia bersentuhan dengan pembalap Williams, Nick Heidfeld, yang menyebabkan ia berhenti padahal lomba masih harus dilangsungkan 15 putaran lagi. Pembalap McLarens, Juan Pablo Montoya dan Kimi Raikkonen, berada di urutan keenam dan kedelapan, setelah tampil bagus pada latihan bebas dan resmi. (*/tut)