Menurut salah satu atlet veteran Jatim Hj Niniek Koesni Rahajeng SH di Surabaya, Senin, kelima atlet veteran Jatim tersebut akan bergabung dengan atlet veteran dari daerah lainnya untuk masuk ke dalam kontingen atlet veteran Indonesia --Persatuan Atlet Veteran Indonesia-- (PAVI).
"Kontingen atlet veteran Indonesia itu merupakan atlet yang selalu meraih medali emas, perak maupun medali perungu dalam setiap kejuaraan antar veteran baik tingkat, ASEAN, Asia, Eropa maupun dunia," katanya.
Dijelaskannya, di Newcastle nanti, dirinya akan turun di kelompok umur 60-64 tahun dan akan mengikuti lomba lempar lembing dan lempar cakram pada nomor 100 meter (m), 200 m, sementara Yenny P mengikuti lompat jauh pada nomor 400 m, 800 m, 1500 m. Sedangkan tiga atlet lainnya masih belum memberikan nomor perlombaan yang akan diikutinya.
Namun, Niniek menegaskan bahwa atlet veteran Indonesia akan mengikuti nomor-nomor diantaranya 100 m, 200 m, 400 m, 800 m, 1500 m, 10 km road race, 110 m gawang, lempar cakram, lempar lembing untuk semua kelompok umur, baik putra maupun putri dari usia 35 tahun sampai 80 tahun.
Menyinggung persiapan yang dilakukan, ia mengatakan, dirinya menjadwalkan setiap minggu berlatih satu-tiga kali. Hal ini, untuk menjaga stamina atlet yang sudah tergolong tidak muda lagi. Selain itu, dirinya juga menjaga agar tidak cedera, sebab kalau sudah cedera penyembuhannya akan memakan waktu yang cukup lama.
Ia menyatakan, para atlet veteran yang tampil di kejuaraan ini menanggung sendiri segala akomodasinya yakni mulai dari tiket, penginapan dan keperluan atlet. "Kami melakukan ini, karena kecintaannya terhadap dunia olahraga yang pernah membawa nama besar atlet veteran sekaligus membawa nama harum bangsa Indonesia," katanya.
Niniek juga menambahkan, di Newcastle Inggris nanti selain cabang olahraga (cabor) atletik, juga akan mempertandingkan cabor lainnya antara lain panahan, bola basket, cricket, golf, hoki, voli pantai, sepak bola, soft ball, squash, tenis lapangan, renang, menembak dan lainnya. (*/erl)