"Kami akan mendesak muswil luar biasa bila kami yang menghadiri Silatnas dipecat," kata Sekretaris DPC PPP Karawang Abdul Majid di Jakarta, Selasa.
Ia menegaskan hingga kini belum ada peringatan atau sanksi apapun dari DPW PPP Jabar, meskipun di DPW PPP Jatim atau beberapa daerah lainnya telah menindak pengurusnya yang menghadiri Silatnas PPP.
"Meskipun demikian, kami akan senantiasa mengantisipasi, jangan sampai pemberhentian yang terjadi di pusat dan beberapa daerah ini terjadi pula di Jabar," katanya.
Ia sangat menyesalkan atas pemberhentian terhadap enam orang PHP DPP PPP, yakni Zarkasih Nur, Suryadharma Ali, Andi Ghalib, Lukman Hakim Saefuddin, Emron Pangkapi, dan Ermalena sebagaimana tercantum dalam surat keputusan PHP DPP PPP nomor 0123 tertanggal 1 Maret 2005 yang ditandatangani Ketua Umum PHP DPP PPP Hamzah Haz dan Sekretaris Umum PHP DPP PPP Yunus Yosfiah.
"Pemberhentian itu justru memperkeruh konsolidasi partai, padahal Silatnas bermaksud untuk membuat masa depan partai lebih baik," katanya.
Abdul Majid juga mengatakan berbagai masukan yang dikirimkan kader PPP dari Karawang kepada PHP DPP PPP tidak satu pun yang sampai ke meja Hamzah dan Yunus Yosfiah.
"Padahal berbagai masukan itu sangat bermanfaat untuk perbaikan PPP," katanya.
Ia menduga terdapat sejumlah oknum di PHP DPP PPP yang menunjukkan arogansi kekuasaan demi kepentingan pribadi dan kelompoknya, sehingga menafikan kepentingan partai secara keseluruhan. (*/erl)