"Kami baru saja mendapat kontak dari Kementerian Koperasi dan UKM bahwa beberapa pengusaha Arab Saudi membutuhkan mitra kerja di Indonesia, termasuk di Sulsel, untuk mendukung aktivitas usaha mereka," kata Direktur Eksekutif Kadin Sulsel H. Syahrir Nur di Makassar, Kamis.
Untuk komoditi ekspor, pengusaha Arab Saudi membutuhkan beberapa jenis komoditi antara lain kakao olahan (cocoa powder), mie instant, obat-obatan, kayu olahan, poliester, kertas gulung, silinder hidrolik, dan produk furniture serta kerajinan tangan (handicraft).
Sementara pelaku UKM yang akan menjadi mitra adalah yang bergerak di bidang Exhibition`s Organizer (penyelenggara pameran), agen pemasaran, perdagangan umum dan layanan kargo.
"Pengusaha-pengusaha di Makassar dan Sulsel pada umumnya yang tertarik menawarkan diri bisa menghubungi kami untuk mendapatkan kontak dari masing-masing pengusaha itu," ujar Syahrir.
Beberapa pengusaha yang sedang mencari mitra bisnis itu antara lain Ali M. Badreddine (Metal Work Co.), Omar Babatin (Babatin Factory For Sweets & Chocolates), Zahoor Siddique (Al-Harity Co. For Exhibition), Shabir Kapase (Arabian Trading Co.), Abdullah Hassan Khalil (Al-Faida World Modern EST), Mohammas S. Batahaf (Watheer Factory), dan Khalid Al-Ghamdi (Orbits Technologies).
Sementara itu, 12 delegasi Kadin Sulsel akan berkunjung ke Istanbul, Turki (Eropa) untuk mengikuti pameran Industri Dunia 2005. Mereka antara lain Abdul Razak Djalle (pengusaha pariwisata), Bahar Ngitung (kontraktor), HM Idris Manggabarani (pengembang), dan Mubyl Handaling (praktisi koperasi).
Delegasi Kadin Sulsel itu akan bertolak ke Turki pada tanggal 13 Maret mendatang dan akan berada di negara itu sampai tanggal 22 Maret 2005. Selain menyaksikan pameran, mereka juga akan mengikuti kontak bisnis dan menjajaki peluang kerja sama dengan pengusaha di Eropa," ujar Syahrir. (*/erl)