< >

Jepang Beri Bantuan Rp1,09 Miliar untuk Pembangunan Gedung SD Sidoarjo

Jum'at, 11 Maret 2005 16:31
Kapanlagi.com - Pemerintah Jepang menyerahkan bantuan hibah sebesar US$ 17.181 atau sekitar Rp1,09 miliar lebih (dengan kurs Rp9.350 per dolar AS) untuk pembangunan gedung sekolah dasar (SD) di Sidoarjo, Jatim.

Staf Bagian Penerangan Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya Arvil Syahadat, Jumat, mengatakan penyerahan bantuan rencananya akan dilakukan Konsul Jenderal Jepang di Surabaya Minoru Shirota mewakili pemerintah Jepang dan Ketua Perhimpunan Alumni Jepang (Persada) Jatim Sherman Salim di Surabaya, Senin (14/3).

"Pemberian bantuan hibah ini merupakan yang kesekian kali dilakukan pemerintah Jepang untuk pemberdayaan masyarakat kecil di Jatim. Kali ini, bantuan hibah diberikan untuk pembangunan gedung SD di Sidoarjo yang kondisinya rusak berat," katanya.

Ia menjelaskan gedung SD yang mendapat bantuan adalah SD Grogol I di Desa Grogol Kecamatan Tulakan dan SD Sumberejo II di Desa Sumberejo Kecamatan Wonoayu. Bangunan gedung kedua SD tersebut kondisinya rusak berat, dindingnya retak dan atapnya rawan roboh.

Pembangunan gedung SD Grogol I akan mendapat alokasi bantuan US$60.257 atau sekitar Rp563,4 juta dan SD Sumberejo II mendapat bantuan US$56.924 atau sekitar Rp532,2 juta.

"Saat ini, proses belajar mengajar di kedua SD tersebut hanya menggunakan tiga ruang kelas yang kondisinya masih cukup bagus dengan sistem pengaturan masuk pagi dan siang," ujar Arvil.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, sekitar 200 bangunan gedung SD di wilayah setempat kondisinya rusak dan tidak layak pakai. Gedung SD tersebut rata-rata dibangun pada tahun 1979 dengan dana Inpres.

Keterbatasan anggaran yang dimiliki Pemkab Sidoarjo menyulitkan rehabilitasi gedung sekolah tersebut.

"Melihat kondisi itu, pemerintah Jepang kemudian menyalurkan bantuan untuk merenovasi sebagian gedung SD yang rusak agar proses belajar mengajar berjalan lancar dan nyaman," tambah Arvil Syahadat. (*/erl)