Australia-Malaysia Miliki Kemungkinan Lakukan Perjanjian FTA

Kapanlagi.com - Suatu perjanjian perdagangan bebas (FTA) antara Australia dan Malaysia akan mempunyai kemanfaatan signifikan bagi ke dua negara, demikian menteri Luar Negeri Australia Alexander Downer mengatakan di Melbourne.

Downer, Kamis malam (10/03) berpidato pada suatu konferensi mengenai kemungkinan perjanjian perdagangan antara ke dua negara, mengatakan bahwa FTA akan menguntungkan sektor jasa Australia terutama pendidikan, legal dan jasa profesional lainnya.

Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Abdullah Ahmad Badawi dan Perdana Menteri Australia John Howard menetapkan untuk meluncurkan FTA antara ke dua negara pada saat Abdullah mengunjungi Canberra dan Sydney untuk tiga hari mulai 7 April mendatang.

Malaysia merupakan mitra dagang terbesar ke sembilan Australia dengan nilai perdagangan bilateralnya mencapai 10 miliar dolar Australia setiap tahunnya.

"Untuk bisnis, bagi pemerintah kami dan untuk semua pengamat yang berminat serta para analis, langkah mendatng mengenai kemungkinan FTA akan menjadi fokus signifikan," kata Downer.

Konferensi kemaren, dengan tuan rumah Monash University`s APEC Studies Centre, meliputi para pemimpin bisnis Malaysia dan Asutralia serta para pejabat pemerintah, yang membantu membentuk kerangkerja untuk pembicaraan FTA, yang kemungkinan memakan waktu satu tahun .

Menurut sebuah laporan dalam Tinjauan Finansial Australia (AFR-Asutralian Financial Review), kemajuan dalam hubungan antara Australia dan Malaysia "sangat pesat" sejak pengunduran diri mantan Perdana Menteri Mahathir Mohamad 18 bulan lalu.

Surat kabar tersebut mengutip direktur eksekutif Lembaga Riset Ekonomi Malaysia , Prof.Dr. Mohammed Ariff, sebagai mengatakan "Kami adalah mitra sejati." Sementara itu AFR melaporkan bahwa investasi Australia di Malaysia di bawah kepemimpinan Mahathir tercatat 263 juta dolar sampai Desember 2003, di banding dengan 3,2 miliar dolar Australia saat ini. (*/erl)

©2003-2007 KapanLagi.com