"Tak ada satupun ydiantara sekina banyak korban ang mengalami mcedera berat," kata kepala kantor wilayah Departemen Kesehatan Buenos Aires German Fernandez , sambil menambahkan sebanyak 65 orang saat ini diraweat dirumah sakit untuk kasus luka ringan.
"Kejadiaan naas itu terjadi pada jembatan yang berketinggian tujuh meter 923 kaki( pada saat rangkaian kereta api pertama berhenti tanpa sebab dan tak lamna kemudian datang kereta api kedua menabrak kereta api pertyama yang sedangng berhenti ," juru bicara perusahaan kereta aai "Trenes de Buenos Aires yang mengelola perkerta paian.
Menurut masinis kereta api kedua, ia tidak menerima sinyal berkenti dari kereta api pertama.
Kondektur kereta api kedua mengatakan kereta yang berkecepatan 45 km per jam seperti apa yang diberlakukan oleh perusahaan KA itu dengan alasan masih banyak kerjakan rel yang harus diselesaikan telah membuat jumlah korban jaugh lebih sedikit.
Horacio Caminos juru bicara persatuan pekerja Kereta Api Argentina mengecam sikap pengelola yang dengan segera memepersalahkan masinis kereta api kedua sebagai penyeba terjadinya kecelakaan.
"Sungguh tidak adil untuk memnaruh kesalahan dipundak saeoramg pekerja dalam waktu beberapa jam setelah kejadian tanpa melakukan penyelidikan atas apa yang terjadi tanpa memberikan informasi tehnis. (*/dar)