Kegiatan pembuka di tengah siraman hujan itu dilakukan mereka, sesaat delegasi asing mendarat di Bandar Udara Silangit.
Gubernur Sumatera Utara Rizal Nurdin bersama sekitar 20 delegasi dari luar negeri, seperti Spanyol, Mesir, Perancis, Irak, Srilangka, bersama wakil dari gubernur Kalimantan Timur dan lampung terlihat antusias melakukan penanaman.
Pohon-pohon yang ditanam berasal dari jenis eboni, pinus dan jenis-jenis pohon lainnya.
Usai acara penanaman pohon, para delegasi merasa terkejut dan kagum melihat keindahan kawasan Danau Toba. Hal itu terungkap saat bahkan pesawat yang mereka tumpangi sengaja terbang miring untuk memudahkan 22 penumpangnya melihat keindahan Danau Toba.
"Semua penumpang ingin melihat keindahan alam yang luar biasa dari jendela pesawat Foker," ungkap Gubernur Sumut Rizal Nurdin ketika ditanya mengenai reaksi para delegasi asing atas keberadaan Danau Toba.
Begitu kagumnya, sehingga membuat pejabat pemerintah Prancis bertekad kembali ke Sumut, khususnya Danau Toba, bahkan ingin mengajak pengusaha Perancis menanamkan modalnya pada sektor pariwisata di Sumut.
Gubernur Sumut pun berharap para delegasi asing yang sudah melihat langsung potensi pariwisata di sekitar Danau Toba dapat secepatnya berinvestasi, seperti membangun hotel, karena daerah muara memiliki paronama cukup indah belum memiliki hotel dan perlu dibangun hotel.
Hal lainnya yang diharapkan adalah investasi di sektor transportasi.
Para anggota delegasi selanjutnya peninjauan lokasi bencana tsunami di Aceh, juga akan mengunjungi daerah wisata Muara pada Sabtu (12/3) besok, dengan menggunakan kapal cepat.
Selanjutnya, para gubernur dan utusan gubernur seluruh Indonesia akan mengikuti kegiatan sepeda santai "fun bike" dan jet ski di Samosir. (*/dar)