Jangan Pisahkan Anak Aceh dari Lingkunganya

Kapanlagi.com - Penanganan para korban bencana Aceh khususnya kelompok usai anak-anak jangan dipisahkan dengan lingkungan keacehannya, yaitu berada di dalam keluarga besar Aceh apakah di rumah-rumah orang-orang Aceh ataukan dikelola oleh orang Aceh sendiri.

"Secara prinsip anak-anak ini harus tidak dipisahkan dari kondisi keacehannya, jadi mereka berada di keluarga Aceh apakah itu di rumah-rumah atau dikelola secara langsung oleh masyarakat Aceh sendiri," kata Ketua MPR Dr Hidayat Nurwahid, saat mengunjungi tempat penampungan anak korban gempa tsunami Aceh di Daurul Aitam II, Desa Bineh Blang, Kecamatan Ringin Jaya, Aceh Besar, Sabtu.

Mereka yang menangani itu, harus jelas bahwa mereka (anak-anak Aceh) itu tetap berada di tengah-tengah suasana keacehan, di tengah warga Aceh, di tengah masyatrakat Aceh.

"Karena dengan cara demikian tentu akan sangat menenteramkan mereka," kata Hidayat Nurwahid yang saat kunjungan itu diterima oleh H Raihan Iskandar A, Lc, dari Komite Kemanusiaan Indonesia Untuk Aceh.

Anak-anak seperti ini, menurut Nurwahid yang saat bertatap langsung dengan anak-anak korban tsunami dengan duduk-duk bersila beralaskan terpal itu, yang dibutuhkan adalah rasa keamanan dan kenyamanan, rasa mereka masih diperhatikan, dan rasa kedekatan dengan lingkungannya.

"Dengan demikian jelas sekali yang bisa memberikan itu semua adalah saudara-saudara mereka yang ada disini," tegasnya.

Pada kesempatan itu, Dr Hidayat Nurwahid juga menyampaikan pesan kepada sedikitnya 55 anak-anak yang menjadi korban tsunami untuk tabah menerima cobaan ini, dan tidak patah semangat untuk giat belajar serta berdoa kepada Allah SWT , karena hanya dengan cara itulah mereka nantinya menjadi orang-orang yang berhasil yang akan sangat berguna bagi masyarakat.

"Apa yang terjadi ini tidak pernah adik-adik inginkan, saya yakin itu. Tetapi adik-adik tentu ingin menjadi orang-orang yang berhasil kelak, oleh karena itu giatlah belajar terus Insya Allah akan menjadi orang yang berhasil," kata Hidayat di hadapan sekitar 55 yatim/piatu yang mendengarkan dengan tekun nasehat yang diberikan tokoh dari Partai Keadilan Sejahtera itu.

Dalam kesempatan itu, Ny Kastian Indriawati (Istri Ketua MPR Hidayat Nurwahid) menyampaikan tali asih berupa uang kepada anak-anak yatim/piatu.

Selain itu, Hidayat Nurwahid juga menyampaikan bantuan dana dari seorang warga Arab Saudi, yang diamanatkan melalui dirinya untuk penangananan korban Aceh. (*/rit)

©2003-2007 KapanLagi.com