Suami Tolak US$1 Juta Untuk Biarkan Istrinya Tetap Hidup

Kapanlagi.com - Suami seorang perempuan yang mengalami kerusakan otak di Amerika Serikat hari Jumat menolak tawaran US$1 juta agar menyimpan kembali keputusannya untuk melepaskan tabung pemasok makanan yang telah membuat isterinya hidup selama 15 tahun terakhir, kata pengacaranya.

Setelah bertahun-tahun terlibat dalam perselisihan hukum, seorang hakim Florida bulan ini memerintahkan pelepasan tabung cairan dan makanan pada 18 Maret yang membuat Teri Schiavo (41) tetap hidup.

Pekan ini, seorang pengusaha Kalifornia mengatakan dia akan memberi satu juta dolar AS kepada Michael Schiavo agar mengubah pemikirannya mengenai pelepasan tabung tersebut.

"Schiavo pada dasarnya menolak tawaran itu," kata pengacaranya George Felos.

"Dia telah menerima banyak tawaran uang untuk menyelesaikan kasus itu. Dia menolak semua tawaran mereka," kata pengacara yang kemudian menambahkanb bahwa salah satu tawaran itu mencapai hingga 10 juta dolar AS.

"Dia telah berjanji kepada Terri agar tidak membiarkan perempuan itu hidup secara palsu jika hal itu terjadi padanya dan tak ada uang yang dapat ditawarkan dari siapapun yang dapat menyebabkan Michael Schiavo memunggungi Terri, menghianati janji tersebut," katanya.

Michael Schiavo telah terlibat dalam konflik hukum yang berkepanjangan dengan orang tua isterinya yang tetap menginginkan puteri mereka hidup, menolak klaim sejumlah dokter bahwa perempuan itu berada pada tahap hidup tanpa guna.

Orang tua Terri, Bob dan Mary Schindler, telah layangkan sejumlah mosi yang mengupayakan penangguhan pencopotan tabung pemasok makanan dan minuman bagi Terri, tapi Hakim Kabupaten Pinellas George Greer pekan ini menolak permintaan mereka untuk melaksanakan evaluasi medis lebih lanjut dan bantuan untuk pemberian makan dan minum jika alat itu dilepas dari tubuhnya.

Sejumlah organisasi konservatif dan organisasi Kristen, demikian pula politisi bergabung dalam perjuangan Schindler agar puterinya tetap hidup.

Gubernur Florida Jeb Bush, yang masih saudara presiden AS, termasuk di antara mereka yang berupaya mencegah pelaksanaan perintah pengadilan agar melepaskan tabung pemasok pangan dan minuman tersebut.

Pada awal pekan ini, dua anggota parlemen dari Partai Republik memperkenalkan satu rancangan undang-undang yang akan memberikan Schiavo dan siapapun yang berada dalam kondisi serupa, hak untuk menggelar dengar pendapat dalam pengadilan federal khusus dan akan "diberikan pengacara independen untuk berbicara atas nama mereka".

Bulan lalu Mahkamah Agung AS menolak mendengar argumen-argumen berkaitan dengan kasus kontroversial tersebut. (*/rit)

©2003-2007 KapanLagi.com