Bunga sering mengaku sebagai grup yang sangat berwarna, seperti bunga yang memang berwarna-warni dan banyak macamnya. Berbeda dengan Harapan Jaya, Bunga tak hanya meneriakkan rock, tetapi juga aliran musik lainnya, seperti hard core, punk, blues, reggae, funk, hingga jazz.
Berdiri pada bulan Mei 1996. Itu pun gara-gara mereka sering nongkrong bareng makan sate di sudut Jalan Sambas, Jakarta Selatan. Dua album telah mereka lempar. Yang pertama diberi judul Untukmu Galang (Juni 1997), sebuah album yang khusus dipersembahkan untuk almarhum Galang Rambu Anarkhi-putra pertama penyanyi Iwan Fals-yang juga anggota grup musik Bunga. Galang meninggal dunia pada tahun 1996. Album tersebut lumayan meledak, terjual hingga 500.000 kopi. Album kedua, Ojo Ngono (Agustus 1998) baru terjual 60.000.
Bila ada tuduhan bahwa keberhasilan Bunga karena ada nama Galang (alm), Galang tidak bisa mengelak. "Galang memang motor grup kami. Tapi tanpa dia, kami justru harus lebih eksis lagi. Galang akan kecewa bila grup yang dirintisnya itu ikut mati bersamanya," tegas Nial seperti dikutip Tembang.com di Hotel Jaya Dipa Pekalongan, ketika menjadi additional player untuk Juliette Band.
Nial juga bercerita, Bunga saat ini sedang mempersiapkan album baru pasca album Ojo Ngono."Semua kita lakukan indie, tidak abung dengan major label," cerita Nial yang sempat kecewa dengan salah satu label. "Ah, itu cerita lalu," imbuh cowok yang kini memilih plontos itu. (*/erl)
Lihat Profil: Iwan Fals