
Nori Abdullah yang merupakan anggota komite Force of Nature (FON) Malaysia --sebuah yayasan pencari dana untuk tsunami-- datang bersama sejumlah artis seperti Michelle Yeoh (bintang film asal Malaysia), Willliam Adams (personil grup band Black Eyed Peas dari Amerika) dan Utusan khusus Perdana Menteri Malaysia untuk bencana tsunami (PM of Malaysia special envoy for tsunami), Tan Sri Razali Ismail.
Nori Abdullah dan rombongan yang tiba di Banda Aceh pukul 11.30 menggunakan pesawat terbang dari Kuala Lumpur langsung menuju ke SD Tanjung Seulamat, Kecamatan Darussalam, Kabupaten Aceh Besar, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).
Rombongan tim kemanusiaan FON Malaysia disambut oleh tarian Ranup Lampuan dari tujuh anak-anak SD Tanjung Seulamat, Tarian Ranup Lampuan atau tarian sirih dalam cerana (semacam mangkok) berisi daun sirih --perlambang persahabatan-- merupakan tarian selamat datang bagi tamu yang berkunjung.
Di SD Tanjung Seulamat, Nori Abdullah dan rombongan kemudian memberikan biskuit kepada para murid sebagai simbol dimulainya program pemberian makanan tambahan oleh WFP (World Food Programme) kepada para murid korban tsunami di Aceh.
Pemberian biskuit tersebut disaksikan oleh Pelaksana tugas (PLt) Gubernur NAD Azwar Abubakar dan Director Country WFP (World Food Programme) untuk Indonesia, Mohamed Saleheen.
Sebelumnya, Azwar Abubakar dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh FON dan tim kemanusiaan dari Malaysia.
Sementara itu, Utusan khusus Perdana Menteri Malaysia untuk tsunami (PM of Malaysia special envoy for tsunami), Tan Sri Razali Ismail mengatakan kedatangan rombongan dari Malaysia tersebut bertujuan untuk menolong dan melihat secara langsung kerusakan dan dampak akibat tsunami di Aceh.
Dari hasil pantauan langsung dan menemui korban tsunami di Aceh, dia dan FON Malaysia dapat membuat program bantuan untuk pemulihan Aceh pasca tsunami.
"Kita datang dengan baik, tidak lain hanya untuk menolong. Kita satu semangat untuk mengatasi semua masalah karena bencana tsunami secara bersama-sama," kata Razali.
Dia mengharapkan pada para korban tsunami di Aceh agar tidak berputus harapan membangun masa depan yang lebih baik. "FON akan berusaha membantu untuk itu," katanya menambahkan.
Sedangkan Director Country WFP (World Food Programme) untuk Indonesia, Mohamed Saleheen, dalam sambutannya mengatakan bahwa WFP merasa bangga dapat bekerjasama dengan FON dari Malaysia.
"Kami bangga dapat berpatner dengan anda, karena memberikan harapan kepada anak Aceh untuk tetap tertawa dan bersekolah," kata Saleheen.
Dia mengatakan, dari kerjasama yang dilakukan antara WFP dan FON Malaysia diharapkan akan terbentuk suatu konsep yang kemudian dijabarkan dalam proyek bantuan WFP.
Rombongan tersebut juga disuguhi pembacaan puisi oleh seorang murid SD tentang peristiwa tsunami Aceh dan nyanyian selamat ulang tahun dari beberapa murid karena hari ini berbarengan dengan hari ulang tahun William Adams, personil grup band Black Eyed Peas dari Amerika.
Rombongan dari Malaysia tersebut kemudian menuju Pendopo Gubernur Aceh untuk dijamu makan siang oleh gubernur, sebelum melanjutkan perjalanan menuju kamp Mercy Malaysia di Lhok Nga, Aceh Besar.
Seusai jamuan makan siang, Plt Gubernur Azwar Abubakar sempat menjelaskan kronologis, dampak kerusakan, dan operasi kemanusiaan selama masa tanggap darurat bencana tsunami. (*/dar)
Lihat Profil: Michelle Yeoh