"Sebagai warga negara Indonesia yang baik, maka pilkada langsung ini dapat menjadi evaluasi bahwa demokrasi di Indonesia dapat berjalan dengan baik, dengan cara turut berpatisipasi langsung," kata sujak Hidayat, di Jember, Jumat (18/03).
Caranya, kata Sujak Hidayat, masyarakat bisa kembali mengaktifkan kegiatan Siskamling (sistem keamanan lingkungan) untuk menjaga kondisi aman, sehingga pilkada tidak terganggu.
Menurut dia, dalam pelaksanaan pilkada, semua warga yang mempunyai hak pilih dapat menyalurkan aspirasinya dengan baik tanpa harus takut diintimidasi oleh orang atau kelompok tertentu yang dapat menganggu keadaan menjadi keruh.
"Apalagi dengan cara-cara yang profokatif bahkan pemaksaan," katanya.
Untuk itu dalam pilkada nanti, kata Sujak, diharapkan tidak ada rekayasa politik, demi terwujudnya kedaulatan rakyat, sesuai dengan hati nurani, demi terpilihnya pemimpin yang bisa memajukan daerahnya.
Sebagai Badan yang bertugas mengawasi jalannya pilkada, kata Sujak, pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait, seperti KPUD, panwas pilkada dan Polri, demi suksesnya pilkada yang baru pertama dilakukan.
"Siapapun calon yang jadi nanti harus didukung demi pembangunan Jember kedepan lebih baik," katanya. (*/lpk)