Pengguna Narkoba Kebanyakan Usia Produktif

Kapanlagi.com - Ketua DPD Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Sumut, H. Hamdani Harahap,SH, MH mengatakan, pengguna atau pemakai narkoba di tanah air kebanyakan usia produktif berumur 20 hingga 24 tahun dan ini sangat membahayakan bagi generasi muda sebagai calon pemimpin bangsa dan negara.

"Usia produktif tersebut dianggap sangat rentan terkena narkotika yang dapat mengancam keselamatan manusia," kata Hamdani menjawab wartawan di Medan, Kamis, menanggapi sebanyak 3,2 juta atau sekitar 1,5% penduduk Indonesia adalah pengguna narkoba.

Sebelumnya, Ketua Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Narkotik Nasional (BNN), Komjen Pol Drs. Sutanto mengatakan, peredaran narkoba di tanah air ini sudah sangat memprihatinkan dan sebanyak 3,2 juta penduduk adalah sebagai pemakainya.

Hamdani menambahkan, peredaran narkoba tersebut harus secepatnya diberantas habis atau "diperangi" oleh pihak berwajib, karena dapat mempengaruhi para pelajar SLTP dan SLTA yang ada di tanah air ini.

Dikatakannya, peredaran narkotika yang diduga berasal dari Thailand itu harus secepatnya diantisipasi dan jangan sampai meluas masuk ke Indonesia.

"Pihak kepolisian harus dapat menangkap jaringan pengedar narkoba yang ada di Indonesia dan bila perlu pelakunya dihukum mati, sehingga jera dan tidak mengulangi lagi perbuatan tersebut," ujar Hamdani yang juga mantan Wakil Ketua Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) Cabang Medan.

Ia menjelaskan, para sindikat atau gembong narkoba tersebut, wajar dieksekusi mati seperti yang dialami Ayodya Prasad Chaubey warga India dan Namsong Sirilak dan Saelow Praseat warga Thailand yang ditembak mati di Medan dalam kasus 12,9 kg heroin.

"Peredaran narkoba tersebut tidak hanya membahayakan bagi bangsa Indonesia yang sedang membangun, melainkan juga bagi negara dan tidak boleh dibiarkan, tambahnya. (*/lpk)

©2003-2007 KapanLagi.com