Demikian kata Sersan Paul Evans, jurubicara kontingen perdamaian Pasukan Bantuan Keamanan Internasional pimpinan Aliansi Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Sebuah sumber keamanan Barat mengatakan dua orang yang berada di dalam kendaraan diplomatik Kanada dan dua warga Aghanistan di dalam kendaraan lainnya terluka akibat ledakan tersebut.
Mohammed Daud, sekretaris kepala polisi Kabul, mengatakan bahwa bom itu berasal dari sebuah gerobak yang diletakkan di pinggir jalan utama di timur Kabul. Bom itu meledak di sebelah timur jalan Pule Charki dekat dengan kamp Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF). Jalan tersebut digunakan berkali-kali tiap hari oleh tentara ISAF.
"Bom meledak sekitar pukul 1:00 sore (08:30 WIB). Sasaran serangan itu adalah tentara Kanada dari ISAF, namun ledakan mengenai kendaraan sipil," kata sumber keamanan asing itu. (*/tut)