Negara Anggota AA Perkuat Daya Tawar Ekonomi
Kapanlagi.com - Negara anggota Asia-Afrika (AA) kemungkinan akan membentuk deklarasi yang isinya antara lain ingin memperkuat daya tawar ekonomi dalam kerangka Organisasi Perdagangan Dunia (WTO)."Dalam pertemuan tadi selain disinggung mengenai masalah politik juga dibahas secara bersama-sama kemungkinan memperkuat daya tawar sesama anggota AA," kata Ketua Pertemuan Pejabat Tinggi (SOM) KTT Asia-Afrika dari Indonesia Soedjadnan Parnohadiningrat, kepada pers, di Jakarta, Rabu (30/3). Menurut Soedjadnan yang juga Sekjen Departemen Luar Negeri, meskipun masalah posisi tawar menawar sudah dibahas dalam pertemuan SOM tersebut namun secara spesifik para delegasi anggota dari berbagai negara belum secara spesifik membicarakan kerjasama itu. "Memang secara spesifik para peserta delegasi belum membicarakan bagaimana bentuk daya tawar yang diharapkan tapi masalah untuk memperkuat daya tawar bidang ekonomi sempat disinggung," katanya. Dikatakan pula, daya tawar yang akan diperkuat oleh anggota Asia-Afrika selain dalam kerangka WTO juga dalam berbagai perundingan ekonomi di tingkat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta forum ekonomi internasional lainnya. Soedadnan menambahkan, kerjasama ekonomi yang dimaksud sifatnya politik ekonomi dan perdagangan secara makro serta tidak membahas mengenai hubungan dagang antar negara anggota. Potensi besar kedua kawasan antara lain terlihat dari jumlah penduduk di Asia-Afrika yang mencapai 4,6 miliar orang atau 73 persen dari jumlah keseluruhan penduduk di dunia, serta pendapatan kotor nasional (GDP) yang mencapai 9,3 triliun dolar AS. SOM yang diikuti setidaknya oleh 173 peserta dari 59 negara itu yang dibuka Menlu Hassan Wirajuda, Selasa malam (29/3) dan berlangsung 30-31 April 2005 antara lain mempersiapkan berbagai dokumen apa saja yang akan dihasilkan dalam KTT Asia-Afrika yang akan berlangsung di Jakarta 22-23 April 2005. Di antara dokumen penting yang akan dihasilkan pada KTT Asia-Afrika itu sendiri antara lain Deklarasi Kemitraan Strategis Baru Asia-Afrika (NAASP) dan Rencana Aksi NAASP. (*/dar) |