< >

Faktor Internal dan Faktor Eksternal Sebabkan Melemahnya Rupiah

Jum'at, 01 April 2005 17:17
Kapanlagi.com - Mantan pejabat BI Cyrilus Harinowo berpendapat penyebab rupiah melemah belakangan ini selain karena faktor eksternal ada juga penyebab dari faktor internal.

Harinowo mengungkapkan dari faktor eksternal Federal Reserve dalam beberapa waktu belakangan ini aktif menaikkan suku bunga Fed Fund. Hal ini tentu berpengaruh terhadap fluktuasi dolar AS terhadap rupiah, demikian pula dolar AS terhadap mata uang dunia lainnya.

Belum lagi kenaikan harga minyak dunia yang hampir menyentuh level US$60 per barel, kata dia, juga ikut berpengaruh terhadap pergerakan dolar AS-rupiah.

"Apa yang terjadi dengan dolar AS tentu sedikit banyak akan menghasilkan titik ekulibrium baru bagi rupiah," ujarnya dalam dialog dengan radio Jakarta News FM pagi ini.

Sementara di sisi internal, kata Harinowo sebab-sebabnya juga tidak sedikit. Seperti dalam UU Migas Baru, sebelumnya kontraktor asing mentransfer uangnya ke Pertamina lebih dulu, baru dari situ ditransfer ke BI. Sekarang dari kontraktor asing production sharing langsung ke BI, akibatnya Pertamina yang dulu dapat men-square-kan kebutuhan dolarnya untuk kebutuhan migas dari hasil penerimaan kontraktor asing, sekarang sebagian besar untuk memenuhinya Pertamina membeli dolar dari pasar.

"Ini mengakibatkan adanya suatu perubahan perilaku dalam pasar devisa kita. Setiap kali Pertamina masuk untuk membeli dolar AS dalam jumlah besar, sehingga dapat menggoyang pasar," katanya.

Sebenarnya, menurut Harinowo. hal ini dapat diatasi. Misalnya dibuat pengecualian bagi Pertamina seperti membeli dolarnya langsung dari BI. Cara lain, dan ini sudah dilakukan BI membantu Pertamina dalam hal square position kebutuhan dolar AS. Artinya Pertamina diberi dolar oleh BI, karena ketika Pertamina masuk akan menggerakkan pasar.

Harinowo melihat dampak pembatalan penerbitan obligasi valas VR0028 dan obligasi lokal serta penundaan penjualan 5% saham pemerintah di BCA ikut membentuk ekspektasi negatif bagi pasar. (bis/erl)