
Ketika diwawancara, Ken mengaku saat pertama kali terjun ke dunia hiburan 'hanya' mampu membeli 3 buah album CD setiap bulannya. Semua itu berubah ketika serial Meteor Garden meledak, penghasilannya yang berlipat membuatnya lebih leluasa untuk berbelanja.
Bayangkan saja nih, dia pernah membelanjakan sampai sekitar 30 ribu dolar Hong Kong untuk menambah koleksi CD-nya. Gilanya lagi, uang sebesar itu ludes dibelanjakan hanya dalam waktu dua jam saja di sebuah pusat penjualan CD di Hong Kong. Meski boros, namun Ken mengimbangi hobi tersebut dengan merawat koleksinya sebaik mungkin.
Salah satu koleksi CD yang paling disayanginya adalah sebuah album dari The Beatles, yang dibelinya sebanyak beberapa kopi karena kekagumannya pada sampul album grup legendaris asal Inggris tersebut. Tidak hanya itu, belakangan koleksi album lamanya bertambah dengan album classic jazz dari tahun 50 dan 60an.
Apa sih yang membuat pria bernama panjang Zhu Xiao Tian tersebut rela mengeluarkan banyak uang untuk hobinya? Ternyata selain 'kualitas' dari lagu-lagu, Ken juga sangat memperhatikan sampul-sampul album yang disukainya.
Dibalik hobinya yang mahal tersebut, ternyata Ken juga mendapat 'pelajaran'. Kalau tidak percaya, perhatikan deh sampul album On Ken's Time yang juga memberikan bonus album foto. (ind/erl)
Lihat Profil: Ken Zhu