
Duchovny, 44, dikenal di seluruh dunia sebagai aktor yang memerankan agen FBI pemburu alien, Fox Mulder dalam film serial televisi AS, X-FILES. Namun, bintang tersebut memperoleh gelar master di bidang sastra Inggris dari Universitas Yale, dan mengatakan kepada Reuters cinta artistik pertamanya adalah menulis.
HOUSE OF D adalah kesempatan pertamanya untuk menyutradarai skenario yang ditulisnya, dan ia berharap akan dapat melakukan lebih banyak hal lagi di masa depan.
"Dorongan awal saya untuk berakting adalah untuk belajar tentang menulis baik untuk panggung atau film," katanya. "Ini nyaris seperti kembali ke apa yang saya mulai."
HOUSE OF D juga membawa penggemar Duchovny ke Greenwich Village New York tempat ia tumbuh dewasa, kembali ke rumah orang tua tunggal, kembali mengantar daging sebagai remaja dan keluyuran dengan teman-teman di dekat pusat tahanan wanita di daerah Manhattan, yang disebut dengan HOUSE OF D.
Bagi Duchovny, film itu mengingatkan kembali pada 1973 ketika ia masih anak-anak kikuk, yang belajar tentang cinta dan mencari di dalam dirinya sendiri di mana tempatnya di dunia. Namun HOUSE OF D bukan sebuah otobiografi. "Hidup saya tidak dramatis," katanya.
Saat mengantarkan daging sebagai remaja, contohnya, ia mengatakan merasa takjub karena digoda oleh seorang wanita seksi yang lebih tua. Cerita singkat tentang "momen Ny. Robinsson" dimasukkan ke dalam film itu.
"Sayangnya, itu bukan otobiografi," kata Duchovny dengan sedikit kecewa.
HOUSE OF D bermula dari ketertarikan Duchovny pada ironi para wanita di dalam pusat tahanan yang meskipun di penjara, mampu berbicara terbuka dengan orang di jalan dari jendela sel mereka.
HOUSE OF D dibuka dengan Duchovny yang memerankan sebagai Tommy Warshaw, 43, seorang ilustrator yang tinggal di Paris dengan istri Perancisnya dan seorang putra berusia 13 tahun.
Namun perkawinannya berada dalam masalah. Pada ulang tahun ke-13 putranya, ia ingin mengungkapkan kebenaran tentang masa mudanya yang bermasalah kepada keluarganya sebagai upaya untuk memperbaiki hubungan mereka.
Film itu kemudian membawa penonton kembali ke 1973, dan mereka melihat Tommy Warshaw saat berusia 13 tahun (Anton Yelchin) menghadapi kematian ayahnya, depresi ibunya, keanehan seks, kegagalan moral pribadi dan ketegangan dalam persahabatan yang telah berlangsung lama.
Tommy kemudian bergantung pada saran dari "nyonya", seorang narapidana di rumah D.
Duchovny menyebut film itu cerita universal dengan observasi khusus tentang masa mudanya.
"Semakin pribadi anda dapat melakukan observasi, semakin universal. Intinya, apa yang kita lalui semuanya sama dengan saat kita mencoba untuk tumbuh. Apakah itu pada usia 13 atau 43, dua pria sedang tumbuh dalam film itu," katanya.
Denga melihat kembali masa mudanya, Warshaw yang berusia 43 tahun dapat menanamkan kebijakan kepada anak remajanya sendiri.
Istri Duchovny, Tea Leoni, berperan sebagai ibu, penyanyi Erykah Badu menjadi wanita dalam penjara, dan Robin Williams menjadi teman Tommy, Pappas, wanita dewasa yang bertingkah seperti anak-anak dengan I.Q rendah. (*/erl)
Lihat Profil: Robin Williams, David Duchovny