Ia membuat pernyataan itu pada pertemuan Komisi WTO untuk Asia Selatan ke 46 dan konferensi internasional mengenai pariwisata di kota Lahore, Pakistan hari Selasa.
DeVilliers memuji negara-negara di kawasan itu atas pencapaian mereka di bidang industri pariwisata. Prospek bagus adalah bagian dari alasan inisiatif perdamaian antara India dan Pakistan dengan dibukanya kembali pelayanan bus.
"Perjalanan merupakan suatu bahasa perdamaian. Perdamaian merupakan basis pariwisata dan pariwisata juga membantu membangun perdamaian," katanya.
Tahun 2004, di mana terdapat sekitar 8,0 juta pelancong internasional dengan tingkat pertumbuhan tahunan 20%. Sementara, Asia Selatan mencapai tingkat rata-rata tahunan yang mengesankan yakni 6,5% dalam kedatangan wisatawan antara 1990-2004.
Para delegasi sepakat bahwa kawasan tersebut saat ini pada tahapan pemulihan ekonomi dan pembangunan secara menyeluruh. India telah melaksanakan proyek-proyek pembangunan pariwisata dengan dukungan dari pemerintah, seperti perbaikan infrastruktur dan mendukung inisiatif promosi dan pemasaran. (*/erl)